0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Enggan Tanggapi Komentar Amien Rais

Jokowi Bakal Persempit Ruang Korupsi di DKI

Walikota Joko Widodo di depan Sidang Paripurna DPRD Surakarta, Senin (1/10) malam. (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Menjelang pelantikannya sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 8 Oktober, Walikota Solo Joko Widodo telah menyiapkan sejumlah langkah kerja di Jakarta. Jokowi mengaku akan membenahi terlebih dahulu birokrasi di DKI Jakarta.

Hal itu, diungkapkan Jokowi menanggapi pertanyaan wartawan seputar rilis Fitra (Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran) yang menyatakan DKI sebagai daerah terkorup. “Itulah, makanya dibangun sistemnya. Dengan dibangun sistemnya, ruang itu menjadi hilang. Jika ruang untuk korupsi dipersempit, saya kira akan tercipta birokrasi ya bersih. Tapi saya ya kenalan dulu dengan birokrasi DKI. Kenalan saja belum kok sudah ditanya itu,” ujar Jokowi, Selasa (2/10).

Jokowi berjanji akan menjawab harapan masyarakat DKI dengan kerja ekstra keras. “Blue print Jakarta itu kan sudah ada, tinggal eksekusinya saja. Oleh karenanya, harapan masyarakat DKI harus dijawab dengan kerja keras, kerja ekstra keras,” tegas pria lulusan Fakultas Kehutanan UGM ini.

Lebih jauh, ditanya soal tanggapan atas komentar Amien Rais bahwa kemenangan Jokowi-Ahok dibekengi oleh para pebisnis, Jokowi enggan menanggapi. “Gak tau saya. Yang jelas dari dulu ideologi saya jelas,” ucap Jokowi singkat.

Sebelumnya, Amien Rais menyatakan kemenangan Jokowi-Ahok dalam Pilgub DKI dikhawatirkan mencaplok kekuatan politik. Hal itu menurutnya karena kemenangan Jokowi Ahok dibekengi oleh para pebisnis sehingga mencederai demokrasi.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge