0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Theater Automne 2085 Perancis Mainkan Manekin di Omah Sinten

Pentas Manekin di Omah Sinten, Senin (1/10) malam. (Dok.Timlo.net/ Achmad Khalik)

Solo — Dua seniman dari Perancis menggelar pentas boneka kontemporer manekin di Cinema Room Omah Sinten, Solo, Senin (1/10) malam.

Dalam pertunjukan tersebut terlihat manekin melayang seakan terbebas dari gravitasi. Selain manekin mereka juga menggunakan instrumen lain seperti Bandul jam pasir dan topeng. Dengan diiringi musik Gender, Kecapi Makasar, Suling Toraja dan Musik Elektronik yang menimbulkan perasaan berbeda, penonton dipaksa untuk berpikir keras tentang yang tersirat dalam pertunjukan tersebut.

Pertunjukan yang menceritakan tentang kehidupan manusia tersebut mengutamakan seni visualisasi dalam menerjemahkan setiap detail gerakan manekin. Seakan-akan boneka yang digerakkan tersebut terjatuh dan mati namun mereka bangkit dan terbang kembali.

Salah satu pemain puppet, Arno Delicata mengatakan, pertunjukan ini tidak memiliki cerita alur secara lurus dari awal sampai akhir. Melalui manekin tersebut diharapkan bisa memberikan inspirasi bagi para penonton. Sehingga penilaian dan penangkapan makna yang tersirat di serahkan sepenuhnya kepada para penikmat pertunjukan mereka. “Dalam pertunjukan ini tidak memiliki alur yang lurus dan kami harapkan bisa menginspirasi mereka,” ungkapnya.

Kelompok Theater Automne 2085 telah berkeliling di berbagai negara seperti Bosnia, Albania, Turki, Kroasia dan negara lainnya dengan mengendarai mobil karavan. Mereka belajar tentang seni puputry di negara yang mereka singgahi untuk menambah inspirasi karya mereka. Selama di Indonesia, mereka juga belajar seni wayang dari seniman Solo dan dipadukan dengan pertunjukan mereka. Nantinya setelah dari Indonesia mereka akan melanjutkan perjalanannya menuju negara-negara di Eropa.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge