0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Korban Oven Tembakau Ngadu ke DPRD Boyolali

Akibat terkena dampak polusi oven tembakau, sejumlah warga Jembungan mengadu ke DPRD Boyolali. (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Merasa tidak ditanggapi oleh pemilik oven tembakau yang menimbulkan polusi udara di pemukiman penduduk di Dukuh Jembungan, Desa Jembungan, Kecamatan Banyudono, sejumlah perwakilan warga mendatangi Kantor DPRD Boyolali. Selain mengadu ke Dewan, warga juga mengadukan permasalahan tersebut ke Bupati Seno Samudro melalui surat.

Di DPRD, perwakilan warga ditemui Komisi IV DPRD Boyolali. Dalam kesempatan tersebut, warga menyampaikan keluhan tentang polusi udara yang ditimbulkan oleh oven tembakau berupa asap. Selain menimbulkan batuk-batuk, banyak warga yang memilih mengungsi untuk menghindari asap.

Warga meminta pihak DPRD dan Pemkab Boyolali untuk memfasilitasi pertemuan dengan pemilik oven. Warga juga menyampaikan berbagai keluhan, diantaranya pemkab diminta untuk bertindak tegas dalam permasalahan ini. Selain itu, warga juga meminta agar pemilik oven membangun cerobong asap sehingga asap yang keluar dari oven bisa langsung ke atas dan tidak mencemari lingkungan warga.

“Polusinya sudah benar-benar parah,tapi pemilik kayaknya tidak mengubris keluhan kami,selain asap kita juga dikeluhkan dengan debu dari abu yang dibuang sembarangan,” tandas Margono, perwakilan warga saat berada di DPRD, Senin (1/10).

Anggota Komisi IV DPRD Boyolali, Agus Ali Rosidi mengatakan, pihaknya akan memfasilitasi pemilik oven tembaku dengan warga untuk mencari solusi terbaik. ”Ini harus segera dicarikan solusi, mengingat dampaknya bagi kesehatan, sementara pabrik ini juga menciptakan lapangan kerja,” ujar Agus Ali usai menemui warga Jembungan.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge