0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tak Semua Kasus Kekerasan pada Anak Dilaporkan

Pelatihan Penguatan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Anak dan Perempuan di Ruang Humas Setda Wonogiri, Senin (1/10 (dok.timlo.net/aris arianto)

Wonogiri — Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Provinsi Jateng  tahun ini (Januari-September 2012) menangani 40 kasus kekerasan berbasis anak dan perempuan.

Staf BP3AKB Provinsi Jateng, Sri Dewi Indrajati saat menjadi pemateri dalam Pelatihan Penguatan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Anak dan Perempuan di Ruang Humas Setda Wonogiri, Senin (1/10) mengemukakan, dari 40 kasus tersebut, 39 di antaranya telah terselesaikan. Satu sisanya masih dalam proses.

“Jumlah tersebut mengalami penurunan dibanding tahun lalu. Di waktu yang sama tahun 2011 ada sekitar 50 kasus yang kita tangani, sebagian besar korban dan pelaku adalah anak sekolah, rata-rata tingkat SMP dan SMA,” ujar Dewi.

Menurutnya, sebenarnya jumlah kasus kekerasan yang menimpa anak dan perempuan yang terjadi lebih dari itu. Hanya saja lantaran minimnya koordinasi dan kesadaran pelaporan, kasus tidak semua bisa terdata.

Sementara di Wonogiri hingga September, sejumlah 26 kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan telah dilaporkan ke Polres.  “Berdasarkan penemuan dari rekan-rekan LSM tahun kemarin sebenarnya ada 81 kasus, berarti masih banyak yang tidak dilaporkan, akibatnya kita juga mengalami kesulitan dalam menanganinya,” terang Kabid Pemberdayaan Perempuan BKBKSPP (Badan Keluarga Berencana Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Perempuan), Kurnia Listyarini.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge