0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Apakah Anda Kecanduan Karbohidrat?

Timlo.net — Karbohidrat memang merupakan nutrisi makro yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Dan kita diharuskan untuk mengkonsumsi karbohidrat dengan porsi yang lebih besar di banding nutrisi makro lain seperti protein dan lemak.

Tapi ternyata kita bisa juga mengalami kecanduan karbohidrat, terutama karbohidrat yang tidak sehat atau karbohidrat olahan. Karbohidrat ini seperti yang didapat dari keripik kentang olahan mengeluarkan hormon serotonin, hormon yang membuat kita merasa bahagia dan damai. Tapi sayangnya karbohidrat tidak sehat memiliki level kekenyangan yang rendah sehingga menyebabkan kita cepat lapar dan cenderung makan berlebih.

Seperti dilansir doctoroz.com, sementara karbohidrat yang sehat memiliki level kekenyangan yang tinggi, sehingga Anda akan kenyang lebih lama.

Jadi, bagaimana kita tahu bila kita kecanduan karbohidrat tidak sehat? Tanyakan empat pertanyaan berikut:

1. Apakah Anda butuh pendongkrak energi?

Jika Anda merasa butuh untuk memakan karbohidrat tidak sehat satu jam setelah Anda bangun hanya untuk merasa lebih segar, maka mungkin Anda kecanduan.

2. Apakah Anda mampu mengurangi jumlah karbohidrat tidak sehat yang Anda makan?

Bila Anda merasa tidak bertenaga saat tidak memakan karbohidrat tidak sehat, maka kemungkinan Anda kecanduan.

3. Apakah Anda merahasiakan konsumsi karbohidrat tidak sehat?

Bila Anda merasa malu bila orang-orang melihat Anda makan karbohidrat ini, dan merahasikan kebiasaan makan Anda maka sikap Anda bisa menjadi tanda akan gangguan makan disebut binge eating disorder. Orang-orang dengan gangguan ini akan makan makanan yang sangat sehat di hadapan keluarga dan teman mereka tapi kemudian makan makanan tidak sehat saat sendirian.

4. Apakah Anda merasa bersalah setelah makan karbohidrat tidak sehat?

Rasa bersalah adalah sebuah informasi bahwa Anda tahu Anda melakukan sesuatu yang buruk bagi diri Anda. Anda tahu bahwa Anda telah makan karena ketagihan atau karena alasan emosional daripada karena kebutuhan fisik. Rasa lapar karena kebutuhan fisik mudah dipuaskan, tapi tidak pernah ada kata cukup bila orang makan karena ingin mencari rasa bahagia atau damai.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge