0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ketua RT Mau Diberi PKMS, DPRD Tak Setuju

Wakil Ketua DPRD Kota Surakarta, Muhammad Rodhi (Dok.Timlo.net/Daryono)

Solo — Rencana pemerintah kota (Pemkot) Solo memberikan fasilitas Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Surakarta (PKMS) kepada seluruh RT dan RW, yang disebut dengan PKMS Kader, mengundang ketidaksetujuan kalangan Dewan.

Wakil Ketua DPRD Solo, Muhammad Rodhi mengatakan, pemberian PKMS Kader justru dapat menimbulkan permasalahan lain. “PKMS terutama Gold diperuntukkan untuk masyarakat miskin, sedangkan Silver untuk masyarakat biasa. Sementara, tidak semua Ketua RT dan Ketua RW itu masuk dalam kategori penerima PKMS,” ujarnya, Minggu (30/9).

Dengan demikian, lanjut Rodhi, pemberian PKMS Kader dapat berpotensi menimbulkan kecurigaan masyarakat terhadap Ketua RT atau Ketua RW. “Bisa saja nanti timbul pemikiran di masyarakat, Ketua RT dapat PKMS, sementara warganya malah enggak,” imbuh legislator PKS ini.

Untuk itu, Rodhi menyarankan pemberian penghargaan kepada Ketua RT/Ketua RW diwujudkan dalam bentuk lain. “Bentuknya dapat berupa penambahan biaya operasional. Hal tersebut dinilai lebih menyasar ke semua RT dan RW,” tambahnya.

Ditambahkan, data PKMS sering digunakan sebagai data kemiskinan di Kota Solo. “Dengan memberikan PKMS, sementara kondisi ekonomi Ketua RT dan Ketua RW yang tidak sama, maka data kemiskinan yang ada di Kota Solo tentu bakal bertambah. Datanya jadi tidak realistis,” ujar Rodhi.

Sementara, Ketua DPRD Solo, YF Sukasno masih enggan berkomentar tentang rencana Pemkot tersebut. “Kami belum tahu. Belum ada pemaparan. Saya sendiri tidak tahu mekanisme pemberiannya seperti apa,” tukasnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge