0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Petani Karamba Resah

Dianggap Penyebab Pendangkalan Waduk, Karamba Ikan Dibongkar

Boyolali – Dianggap salah satu penyebab pendangkalan waduk, puluhan petani ikan karamba di Waduk Cengklik Ngemplak Boyolali harus merelakan karambanya dibongkar paksa. Para petani ikan karambapun mulai resah dengan adanya permintaan dari pihak Pengelola Sumber Daya Air (PSDA) Bengawan Solo Surakarta yang memberi batas waktu hingga tanggal 3 April 2010 mendatang.

 

Ketua Kelompok Tani Keramba Tirta Mandiri Wagimin (45) di Desa Subokerto, Ngemplak mengatakan, ”Resahnya petani ikan keramba di Waduk Cengklik, itu lantaran  pihak Pengelola Sumber Daya Air Bengawan Solo Surakarta meminta kepada mereka untuk segera mengangkat seluruh keramba dari lokasi sampai tanggal 3 April 2010 karena dinilai sebagai penyebab parahnya sedimentasi di Waduk Cengklik,” katanya.

 

Para petani ikan karamba yang jumlah karambanya sekitar 1.200 ini memang setiap harinya menggantungkan hidupnya dari Waduk Cengklik ini. pihak PSDA Surakarta memberi batas waktu untuk membongkar, karena keramba ini adalah salah satu penyebab terjadinya sedimentasi di Waduk Cengklik.

 

Menurut Wagimin, pihak PSDA melalui surat tersebut menegaskan seluruh keramba ikan harus dibongkar karena tidak sesuai dengan fungsi dan peruntukkan waduk. Apalagi pembongkaran keramba tersebut tanpa disertai ganti rugi, sehingga hal itu akan merugikan mereka, karena banyak di antara mereka modal usahanya pinjam dari bank dengan jaminan berupa sertifikat tanah.

 

Dikhawatirkan dengan dibongkarnya karamba ini akan menghilangkan mata pencaharian puluhan petani ikan karamba di waduk tersebut, seharusnya pihak PSDA tidak begitu saja melakukan penggusuran dengan semena-mena tanpa mengkaji terlebih dahulu permasalahan yang terjadi.

 

 

(Diolah dari antara)



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge