0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

 Puncak Syawalan di Bukit Sidoguro Amburadul  

Klaten – Kalangan wakil rakyat di Klaten menilai kegiatan puncak Syawalan di Bukit Sidoguro, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat amburadul. Pasalnya, tradisi tahunan ini semakin jauh dari harapan masyarakat.

Ketua Komisi II DPRD Klaten Andy Purnomo, Rabu (7/9), mengatakan, beberapa hal yang menjadi keprihatinan masyarakat diantaranya semakin berkurangnya pengunjung dari tahun ke tahun, serta minimnya keterlibatan masyarakat setempat dalam acara yang digelar Selasa (6/9) lalu tersebut.

“Berkurangnya jumlah pengunjung dari tahun-tahun sebelumnya berpengaruh pada jumlah pemasukan pendapatan asli daerah (PAD). Padahal kegiatan tersebut merupakan salah satu program unggulan untuk menyokong pendapatan dari sektor tersebut,” kata Andy.

DPRD juga menilai sosialisasi yang dilakukan panitia penyelenggara tidak maksimal, sehingga tidak mengena di masyarakat sehingga berpengaruh pada berkurangnya jumlah pengunjung.

“Penarikan retribusi parkir kendaraan saat acara tersebut berlangsung juga dikeluhkan oleh masyarakat, karena biasanya tarif normal antara Rp 1.000 hingga Rp 2.000, tapi pada saat Syawalan naik menjadi Rp 3.000,” imbuh Andy.


 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge