0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Harga Sembako di Klaten Tak Terkendali

Klaten – H-1 Lebaran 2011 ini seluruh harga kebutuhan pokok di pasar-pasar tradisional di Kabupaten Klaten mengalami kenaikan yang signifikan. Dikhawatirkan kenaikan ini akan terus meningkat hingga H+7 Lebaran.

Beberapa harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan tajam, di antaranya telur ayam, yakni dua hari lalu Rp 14.000 kini Rp 16.000 per kilogram, sedangkan minyak goreng dari semula Rp 8.500 kini Rp 10.000 per kilogram.

Kenaikan harga signifikan juga terjadi pada daging ayam yang dua hari lalu masih Rp24.000 per kilogram kini Rp 28.000, daging sapi semula Rp 60.000 kini Rp 65.000 per kilogram.

Sementara itu, harga bawang merah dan bawang putih yang pada pekan sebelumnya terus mengalami penurunan kini stabil di angka Rp12.000 per kilogram, sedangkan gula pasir semula Rp 9.000 kini Rp 9.500 per kilogram.

“Kalau harga beras justru stabil, per kilogram beras jenis IR64 masih seharga Rp 7.500, sedangkan jenis Memberamo Rp 8.000. Kalaupun ada kenaikan hanya naik sekitar Rp 200 hingga Rp 500 per kilogramnya,” kata Warsiati (46), pedagang sembako di Pasar Delanggu, Senin (29/8).

Hal senada juga dikatakan Astuti, pedagang sembako di Pasar Klaten Kota. Ia mengatakan kenaikan harga yang terjadi dalam dua hari terakhir biasa dialami menjelang Lebaran, karena permintaan kebutuhan pokok di masyarakat meningkat.

Ia menerangkan, untuk cabai merah keriting juga naik cukup tajam, semula Rp15 ribu kini Rp 20.000 per kilogram, jenis lainnya masih stabil, kalaupun ada kenaikan hanya tipis. Sedangkan harga terigu masih stabil, yakni merek Segitiga Rp 6.000 per kilogram, Cakra Rp 7.000 per kilogram, dan Semar Rp 8.000 per kilogram. "Saya khawatir kenaikan harga ini akan terus meningkat hingga H+7 Lebaran nanti," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Klaten Sri Sumanto menilai, naiknya harga kebutuhan pokok mendekati Lebaran merupakan hukum pasar yang biasa terjadi tiap tahun.

“Meski sebenarnya stok barang-barang kebutuhan pokok masih cukup, bahkan beberapa di antaranya melimpah, kenaikan harga pasti selalu terjadi jelang Lebaran karena setiap kali permintaan dari masyarakat naik, maka harga di pasaran pun ikut naik, meski tak selamanya keadaan seperti itu,” katanya.

Namun demikian, menurutnya kenaikan harga kebutuhan pokok dan daging di Klaten masih dalam batas wajar karena peningkatan belum mencapai 25 persen, sehingga pihaknya tak perlu melakukan operasi pasar untuk menurunkan harga di pasaran.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge