0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Memperingati HUT ke-61

Siswa SMKN 8 Solo Hadirkan Wayang Teater

Solo – Kehidupan rumah tangga sebaiknya seimbang antara pemenuhan lebutuhan duniawi dan akhirat. Ketidakseimbangan meskipun dominasi terletak pada hal yang baik pasti juga akan menimbulkan hal buruk.

Seperti yang diceritakan siswa-siswi Sekolah Menengah Kesenian Indonesia (SMKI –sekarang SMKN 8 Surakarta) jurusan pedalangan, tari, dan karawitan dalam pementasan teater yang digelar di aula sekolah tersebut, Kamis (25/8) malam, dengan lakon Cupu Manik Astagina dalam rangka memperingati HUT SMKN 8 Solo yang ke-61.

“Lakon ini sebenarnya cerita pewayangan. Namun kami mengemaasnya dalam sebuah pertunjukkan teater. Kami ignin mengembalikan pengertian turun temurun bahwa sebaiknya seorang dalang juga harus bisa berperan sehingga ketika ia memainkan wayang ia sudah memiliki rasa peran tersebut,” ujar sutradara pementasan, Ki Samardi Sabdho Utomo yang juga pengajar jurusan pedalangan di SMKN 8 Solo.

Cerita ini, lanjut Sarmadi, meskipun merupakan cerita di masa lampau tetap mengusung isu-isu terkini seputar politik. Cupu yang dimaksud dalam cerita ini sebenarnya bukan cupu dalam arti yang sebenarnya meskipun dalam teater tersebut digambarkan secara nyata adanya cupu. “Cupu ini sebenarnya ingin menggambarkan sebuah cita-cita. Supaya misi cerita ini lebih tersampaikan, wujud cupu tetap dihadirkan sebagai wadah cita-cita,” ungkap Sarmadi.

Cita-cita ini seperti tampak dalam kisah tiga tokoh yakni Anjani, Anjaningrat, dan Anjanarko. Anjani ingin supaya wanita memiliki posisi yang sejajar dengan pria. Memiliki cita-cita memang mulia, namun jika sikap ambisius terlalu tinggi, segala macam cara akan dilakukan. Anjaningrat dan Anjanarko ingin mengambil cupu tersebut dari Anjani. Ketika berebut, mereka tecebur ke telaga dan menjadi seekor katak.

“Lewat kesenian kami juga ingin mengritik pemerintah pada umumnya. Ambisi seringkali mengantarkan seseorang menuju jalan yang tidak benar. Semua sudah ada yang mengatur, Berusaha itu wajib namun jangan lupakan juga bahwa semuanya telah ada yang mengatur," ujarnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge