0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mudik, Kendaraan Berat Diwaspadai

Klaten – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten mewaspadai kemungkinan adanya kendaraan berat yang melintas di jalan kecil alias jalur tikus pada H-4 hingga H+1 Lebaran 2011.

“Untuk penanganan di jalan, kami serahkan pada pihak kepolisian melalui polsek setempat. Begitu juga jika ada truk yang tetap beroperasi secara kucing-kucingan dengan melewati jalur tikus yang berada di pedesaan,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Klaten Jaka Sawaldi, Senin (22/8).

Namun demikian, kata Jaka, berdasar pengalaman pada saat arus Lebaran berlangsung di tahun-tahun sebelumnya, masih ada sopir truk melanggar dengan tetap beroperasi dan melewati ruas jalan-jalan kecil karena tak dijaga oleh petugas.

Kendaraan berat utamanya truk pengangkut galian golongan C dilarang beroperasi pada rentang waktu tersebut seperti yang sudah tertuang dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor 1844/AJ.201/DRDJ/2011 tentang Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2011.

Jaka menerangkan, beroperasinya truk pengangkut galian C di Klaten banyak ditemukan di wilayah Manisrenggo. Sebab, daerah ini merupakan akses menuju Kali Gendol, Sleman, Yogyakarta, tempat mengambil muatan berupa pasir dan batu.

Tepisah, Kasatlantas Polres Klaten AKP Yuswanto Ardi menambahkan, penanganan terhadap truk pengangkut galian C yang melanggar akan dilakukan dengan pembinaan terlebih dahulu tanpa dilakukan penilangan.

Namun pihaknya tetap akan meproses jika memang pelanggarannya dirasa berat dan menimbulkan kerugian pada orang lain atau telah menyebabkan kecelakaan lalu lintas. “Jika merugikan orang banyak tetap kami tindak dengan tegas berupa penyitaan kendaraan,” tandas Ardi.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge