0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Koran Joglo Pos Diadukan LSM ke Polisi

Klaten – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peduli Insani Klaten mengadukan Koran Umum Joglo Pos ke polisi terkait pemberitaan pada Edisi 236. Th.IV, 18 s/d 24 Juli 2011 dengan judul "Kedatangan 3 Oknum Wartawan dan LSM, SMPN 3 Jatinom Kehilangan Laptop".

Data dari Polres Klaten menyebutkan, surat laporan pengaduan LSM Peduli Insani ini dengan No.02/LSM PI/VIII/11 tertanggal 8 Agustus 2011. Dan surat itu baru sampai ditangan polisi tanggal 10 Agustus 2011.

“Kami mengadukan ke polisi karena sebelumnya tidak ada etikad baik dari pihak Joglo Pos untuk menanggapi somasi tertulis kami dengan No.001/LSM PI/VIII/11 tertanggal 1 Agustus 2011 yang kami layangkan,” ujar Pengacara LSM Peduli Insani, Joko Yunanto saat mendampingi kliennya di Mapolres Klaten, Jumat (12/8).

Joko menerangkan, akibat dari pemberitaan di koran tersebut kini kliennya merasa dirugikan baik secara pribadi maupun kelembagaan. “Intinya Joglo Pos telah mencemarkan nama baik klien kami,” imbuhnya.

Ketua LSM Peduli Insani, Eka Gunawan menambahkan, pemberitaan di Joglo Pos yang memuat lembaganya itu merupakan fitnah belaka. “Berita itu hanya opini serta menuduh kami. Itu namanya menyalahi Undang-undang Pers No.40,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Redaksi Koran Umum Joglo Pos, Ahmad Paidi Aji mengatakan, pemberitaan yang dimuat wartawannya sudah benar adanya serta tidak menuduh siapapun.

“Dalam berita tersebut sudah jelas tertulis ada narasumber yang mengutarakan saat diwawancarai wartawan Joglo Pos. Bahkan narasumber tesebut juga tidak menuduh secara langsung siapa yang mencuri laptop di sekolahnya,” jelas Paidi.

Paidi menambahkan, pihaknya juga siap melayani hak jawab sebagai mana mestinya dari pihak-pihak yang merasa dirugikan dalam peberitaan itu. “Namun demikian kami sudah memuat somasi tertulis dari LSM Peduli Insani. Jika memang permasalahan ini dibawa ke ranah hukum maka kami akan ikuti sesuai peraturan yang berlaku,” tandasnya.    

Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Rudy Hartono melalui Kanit III Reskrim Polres Klaten Ipda Danang Eko P mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih mendalam terkait persoalan ini. “Kami akan melakukan olah TKP untuk mencari tahu kebenarannya,” ujarnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge