0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pemkab Klaten Awasi Pasar dan Mall

Waspadai Makanan Berbahan Zat Takstil

Klaten – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten mewanti-wanti maraknya peredaran makanan dan minuman yang mengandung zat pewarna takstil menjelang Lebaran ini.

Guna mengantisipasi agar makanan dan minuman ini tidak masuk di Klaten, pemkab terus melakukan pemantauan kesejumlah pasar tradisional dan mall yang berada di wilayah ini.

“Di wilayah Klaten sejauh ini belum ada makanan dan minuman yang mengandung bahan berbahaya tersebut. Namun demikian kami akan terus mengawasi agar makanan ini tidak masuk Klaten,” kata Kepala Seksi (Kasi) Kefarmasian dan Penyehatan Makanan dan Minuman, Dinas Kesehatan (Dinkes), Klaten, Bambang Sugiyarto kepada wartawan, Kamis (11/8).

Bambang menerangkan, untuk mengetahui apakah makanan dan minuman itu mengandung zat berbahaya perlu dilakukan tes laboratorium kesehatan. “Untuk mengetahui hasil dari makanan yang mengandung zat pewarna kain harus diuji laboratorium di Jogja,” ujarnya.

Selain mengawasi makanan dan minuman berbahan zat berbahaya, Dinkes Klaten juga melakukan pemantauan terhadap makanan yang sudah kedaluarsa. “Kami berharap agar masyarakat dalam berbelanja harus mengawasi masa berlaku makanan atau minuman itu,” imbuh Bambang.

Dalam kesempatan yang sama, Kasi Pencegahan dan Pengamatan Penyakit, Dinkes Klaten, Sanyoto menambahkan, di Klaten sepanjang 2010 hingga 2011 ini belum ditemukan korban akibat makanan dan minuman yang kadaluarsa maupun mengandung zat berbahaya. Namun demikian pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati.



Komentar Anda

loading...
KEMBALI KE ATAS badge