0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dinkes Klaten Awasi Pemudik Malaria

Klaten – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Klaten bakal melakukan pengawasan ketat terhadap para pemudik dari luar kota yang berasal dari daerah endemis malaria.

Kewaspadaan diutamakan kepada pemudik dari luar Jawa yang mengalami demam tinggi yang merupakan salah satu gejala penyakit akibat gigitan nyamuk Anopheles ini.

“Pada dasarnya kami tak membedakan pemudik dari pulau mana, tetapi kasus malaria banyak terjadi di luar Pulau Jawa,” kata Kepala Dinkes Klaten Ronny Roekmito, Kamis (11/8).

Selain pengawasan terhadap malaria, Dinkes Klaten juga akan menyiapkan delapan puskesmas sebagai pos pelayanan kesehatan kepada masyarakat terutama para pemudik.

Puskesmas ini akan buka 24 jam di sepanjang jalur mudik. Diantaranya Puskesmas Prambanan, Jogonalan, Delanggu, dan Ceper yang berada di sepanjang jalur mudik Yogyakarta-Solo, Puskesmas Majegan dan Jatinom yang berada di jalur mudik dari Klaten menuju Boyolali atau Semarang.

Dua puskesmas lainnya juga disiagakan yakni Puskesmas Bayat, dan Cawas yang berada di sepanjang jalur mudik dari Klaten menuju Kabupaten Sukoharjo. “Seluruh puskesmas ini akan mulai buka 24 jam dari H-5 hingga H+7 Lebaran,” imbuh Ronny.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge