0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penggunaan Fasilitas Negara untuk Pribadi

ARAKK: Mudik dengan Mobdin Sakiti Rakyat

Klaten – Kebijakan Bupati Klaten yang mengijinkan pejabatnya menggunakan mobil dinas (mobdin) untuk mudik Lebaran menuai kritik dari Aliansi Rakyat Anti Korupsi Klaten (ARAKK).

ARAKK menilai kebijakan membolehkan mobdin dibawa pulang merupakan kebijakan yang tidak tepat. “Mobdin itu dibeli dengan uang rakyat. Ini sama saja menyakiti hati rakyat,” ujar Koordinator ARAKK Abdul Muslih, Rabu (10/8).

Sebab, kata Muslih, mobdin seharusnya diperuntukan untuk menunjang kinerja pejabat. “Mudik merupakan urusan pribadi, kenapa harus menggunakan mobdin. Saya sangat menyayangkan jika sampai ada pejabat nanti yang membawa mobdin untuk mudik Lebaran,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Klaten Sunarno mengijinkan pejabat menggunakan fasilitas mobdin untuk mudik Lebaran. Namun demikian bupati mengingatkan kepada pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk tetap memperhatikan perawatannya saat digunakan mudik nanti. Sehingga saat digunakan pada waktu masuk kerja tidak mengalami masalah atau terjadi kerusakan.

“Lebaran hanya setahun sekali, saya kira tidak masalah jika SKPD membawa mobdin pulang mudik nanti. Namun perlu diingat jika ada kerusakan tetap ditanggung oleh pejabat yang bersangkutan dan tidak dibebankan kepada Pemkab Klaten,” ujar bupati.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge