0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Makanan Khas Klaten

Rambak Cakar, Sajian Alternatif Lebaran

Klaten – Menjelang Lebaran tahun ini, permintaan rambak cakar ayam di Klaten terus mengalami peningkatan. Rambak cakar merupakan salah satu jenis makanan khas masyarakat di Kota Bersinar.

“Biasanya makanan ini akan dijadikan oleh-oleh untuk famili jauh yang datang ke Klaten, atau akan digunakan untuk hidangan saat Lebaran,” ujar Andi produsen rambak cakar di Dukuh Bendo, Desa Buntalan, Klaten Tengah, Rabu (10/8).

Untuk harga ia jual sekitar Rp 90 ribu hingga Rp 100 ribu per kilogram. Selain dijual dalam partai besar, konsumen juga bisa membeli eceran dengan harga Rp 10 ribu per ons.

Purwanto, produsen rambak cakar lainnya, mengaku dalam memproduksi rambak cakar tidak banyak mengalami kendala, karena bahan baku melimpah. Sedangkan pemasaran juga sudah terbuka luas.

“Satu-satunya persoalan yang sering muncul adalah keterbatasan permodalan. Hal ini disebabkan proses produksi rambak cakar cukup panjang, sehingga produsen perlu menyiapkan modal berlapis,” terang Purwanto.

Salah seorang pembeli, Doni mengatakan membeli rambak cakar khas Klaten karena dipesan oleh keluarganya. Rambak cakar khas Klaten tersebut memang sudah tersohor di beberapa daerah lain. “Rambak cakar ayam selain sebagai makanan cemilan, juga enak untuk campuran makan bakso maupun mie ayam,” ujarnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge