0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mengusung Aktualisasi Cerita Mahabarata dan Ramayana

Musik Opera Iringi Drama Wayang

Solo – Kekinian yang ditampilkan oleh sekelompok seniman dari Institut Seni Indonesia (ISI) Solo dan ISI Yogyakarta yang tergabung dalam kelompok drama wayang Swargaloka tidak hanya dari bahasa yang digunakan dan penggabungan beberapa bidang seni saja tapi juga tampak pada penggarapan cerita dan musiknya.

Sebuah sajian musik opera akan mewarnai sepanjang jalan cerita wayang yang mengambil ide dari kisah Ramayana dan Mahabarata yang kemudian dibedah dan diaktualisasi dengan peristiwa-peristiwa sosial yang terjadi dalam waktu dekat pementasan drama wayang. Pengembangan seni tradisi memang menjadi ciri khas pertunjukkan ini. Alat-alat musik yang mengiringinya bukan hanya gamelan tetapi juga dikolaborasikan dengan alat-alat musik modern.

“Ciri musik opera, didominasi dengan banyaknya syair yang bercerita. Untuk penggarapan musiknya, pada setiap lakon penonjolan saya letakkan pada lirik dari tembang-tembang ciptaan baru, tentunya yang sesuai dengan alur cerita. Sedangkan alat music pengiringnya akan berupa ala musik tradisi dan modern,” jelas penata musik Swargaloka dan komposer Solo, Dedek Wahyudi, ketika ditemui di Wisma Seni, Selasa (9/8).



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge