0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Menjelang Lebaran 2011

Harga Elpiji 3 Kilogram Tembus Rp 18.000

Klaten – Dalam dua hari terakhir, harga gas elpiji ukuran 3 kilogram di Kabupaten Klaten menembus Rp 18.000 per tabung. Harga setinggi itu banyak ditemukan dari penjual yang berada di wilayah pinggiran yang masih minim pangkalan resmi.

Hal ini diakui Endrawati (28) seorang konsumen asal Desa Jaten, Kecamatan Juwiring. Sepekan terakhir ini ia mengaku membeli elpiji 3 kilogram dengan harga Rp18 ribu per tabung. “Mulanya saya kaget juga, namun terpaksa membelinya,” ujarnya, Selasa (9/8).

Kondisi yang sama juga terjadi di Dukuh Sabrangan, Desa Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah. Di desa ini harga elpiji 3 kilogram mencapai Rp17.000 per tabungnya. “Saya baru kali ini mendapati elpiji tiga kilogram dijual dengan harga Rp17 ribu per tabung. Mungkin karena mau Lebaran semua harga naik,” ujar Supinah (45) seorang ibu rumah tangga. 

Sementara itu, para penjual elpiji mengaku terpaksa menaikkan harga lantaran sulitnya mendapatkan stok barang bersubsidi ini. Hal ini ditambah tingginya permintaan dari para konsumen pada Ramadhan ini.

Menanggapi kondisi ini, Koordinator Agen Elpiji Kabupaten Klaten, Aditya Nugraha mengatakan melarang keras para penjual yang menaikkan harga elpiji melebihi harga eceran terendah (HET). “HET di tingkatan agen di Klaten mencapai Rp 12.750 per tabung. Sementara HET di tingkatan pangkalan mencapai Rp 14.750 per tabung,” paparnya.

Dia menilai, kenaikan harga tabung gas elpiji itu selama ini dilakukan oleh pemilik pangkalan tidak resmi. “Ada mata rantai yang cukup panjang antara pangkalan resmi menuju konsumen. Hal inilah yang mengakibatkan harga elpiji melonjak jauh di atas HET jika sudah di tangan konsumen,” kata Aditya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge