0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kasus Kematian Ragil Pangestu

Tim Advokat Tagih Resume Medis RSUP Klaten

Klaten – Tim Advokat keluarga Suparman (40), menagih pihak RSUP dr Soeradji Tirtonegoro Klaten terkait resume medis atas kematian Ragil Pangestu (6).

“Memang hingga kini pihak RSUP belum memberikan resume medis Ragil secara lengkap. Padahal, isi dari resume medis tersebut merupakan hak bagi pasien ataupun keluarganya Suparman, ayah Ragil,“ ujar anggota tim advokat, Indriyarto, Kamis (4/8).

Pihaknya mengaku hanya mendapatkan surat keterangan diagnose yang begitu singkat dan hanya berisi kumpulan bukti-bukti dalam bentuk berkas catatan dokter, perawat dan tenaga kesehatan lainnya. “Padahal yang kami minta adalah resume atau kronoligi lengkap dari peristiwa meninggalnya Ragil usai dioperasi di rumah sakit tersebut pada pertengahan Juli lalau,” jelas Indriyarto.

Sebagai bentuk kekecewaannya, tim advokat mengirimkan surat kepada pihak rumah sakit yang ditujukan kepada Direktur Utama RSUP dr Soeradji Tirtonegoro, Bambang
Purwoatmodjo pada Rabu (3/8) pagi.

Surat protes tersebut diberikan setelah pihak tim advokat menerima dan mengkaji dua buah dokumen yang mereka dapatkan pada pertemuan kedua dengan pihak RSUP pada Sabtu (30/7) lalu.

Sementara itu, pihak RSUP Soeradji Tirtonegoro saat dikonfirmasi enggan menemui. Namun menurut informasi yang dihimpun, RSUP akan mengagendakan pertemuan dengan tim advokat pada hari Jumat (5/8).

Terpisah, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Klaten, Limawan menyatakan surat keterangan diagnosis dokter merupakan bagian atau terlampir dalam surat resume medis. Namun, surat diagnosis dokter tidak sama dengan resume medis, karena isi dari kedua surat tersebut sangat berbeda.

“Dalam keterangan resume medis itu dokter dapat melihat riwayat penyakit, riwayat pemeriksaan dan riwayat pengobatan pasien. Surat resume medis memang sangat diperlukan untuk melihat perkembangan pasien,” papar Limawan.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge