0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Penyerapan Pupuk Urea di Klaten Menurun

Klaten Bagian Perekonomian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menyatakan, dari data Dinas Pertanian (Dispertan) menunjukkan penyerapan pupuk urea di wilayah ini menurun, yakni hanya 25,33 % dari total kuota sebesar 30.500 ton.

“Hal itu cukup mengherankan, karena sebelumnya Klaten selalu kekurangan pupuk Urea,” kata Kasubag Sumber Daya Alam Bagian Perekonomian, Sarwono, Rabu (3/8).

Sarwono menerangkan, realisasi penjualan jenis pupuk NPK dan organik bahkan sangat kecil. NPK yang kuotanya 11.100 ton hanya terserap 21,73 %, sedangkan pupuk organik dari kuota 4.271 ton hanya terserap 21,20 %. “Yang penyerapannya bagus hanya pupuk ZA, dari kuota 7.057 ton sudah terserap 65,4 %,” terangnya.

Sarwono mengakui, penyerapan pupuk memang masih kecildari seharusnya sekitar 50 %.“Kemungkinan saat musim tanam di musim hujan nanti penjualan akan meningkat cukup signifikan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kabag Perekonomian Pemkab Klaten Sri Sumanto mengatakan,penurunan itu salah satunya karena serangan hama wereng coklat yang menyebabkan banyak petani yang membiarkan lahannya bero.

“Jatah pupuk kepada distributor ditentukan berdasarkan DO sesuai ajuan sebelumnya. Jadi, distributor harus tetap menebus pupuk meskipun tak bisa diserap pasar. Kalau tak bisa dijual dalam jangka waktu cukup lama maka pupuk terancam rusak,” ujar Sri Sumanto.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge