0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kekeringan Melanda Klaten

1.800 Jiwa Warga Merapi Terancam Kelaparan

Klaten – Semenjak kemarau melanda, krisis air bersih di lereng Gunung Merapi mulai dirasakan warga Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten. Bahkan, sebanyak 1.800 jiwa warga di wilayah itu kini dalam kondisi terancam kelaparan.

“Demi mendapatkan air bersih saja, kami harus membeli dari mobil tanki milik swasta dengan harga Rp 125 ribu per tangki yang berisi 5 ribu liter. Kami berharap pemkab bisa membantu kesulitan air bersih ini,” ujar Kepala Dusun (Kadus) I Balerante, Jainu, Rabu (3/8).

Jainu mengatakan, pasca erupsi Gunung Merapi, sumber air di daerah Bebeng, Sleman yang menjadi sumber kehidupan warga tidak bisa digunakan lagi lantaran telah tertutup awan panas.

“Kondisi ini membuat warga kami semakin kesulitan untuk melangsungkan hidup. Sulitnya akan air bersih di wilayah ini akan berakibat terancamnya kondisi kesehatan warga. Bahkan tidak menutup kemungkinan akan menyebabkan warga kami kelaparan,” imbuh Jainu.

Sementara itu, Sekretaris Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, Joko Rukminto mengatakan, pihaknya siap membantu untuk pendistribusian air bersih ke wilayah yang saat ini mengalami krisis air.

“Kami meminta kepada perangkat desa untuk segera mengajukan surat permohonan. Dan kalau memang sudah ada surat kami akan langsung mengalokasikan dana untuk distribusi air bersih,” ujarnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge