0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Petani Ikan  Rawa Jombor Terancam Nganggur

Klaten – Ratusan petani ikan di Rawa Jombor di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten terancam menganggur. Pasalnya, mereka mulai kesulitan mencari ikan lantaran air rawa mulai mengering untuk keperluan revitalisasi.

“Beberapa pekan terakhir ini hasil tangkapan ikan memang mulai berkurang hingga lebih dari 50 persen. Padahal hasil tangkapan ikan selama ini merupakan penghasilan utama untuk menopang kebutuhan hidup sehari-hari,” ujar Agus (35), petani ikan asal Desa Krakitan, Bayat.

Menurut Agus, sebelum adanya proyek revitalisasi rata-rata per hari ia bisa mendapatkan 10 kilogram ikan. Namun saat ini rata-rata ia hanya bisa membawa pulang hasil tangkapan sekitar dua kilogram saja. Setiap kilogram ikan laku dijual seharga Rp 15 ribu.

Kondisi yang sama juga dialami Mursidi (41) petani ikan lainnya. Ia mengkau cukup sulit mendapatkan ikan di Rawa Jombor saat ini. Bekerja mulai lepas subuh hingga sekitar pkl 10.00 WIB, ia baru bisa mendapatkan sekitar satu kilogram. “Biasanya hasil tangkapan ini saya jual dan sebagian buat kebutuhan lauk pauk di rumah,” imbuhnya.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge