0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Berpuasa, Hobi Nggowes Jalan Terus

Solo – Ibadah puasa Ramadhan sebulan penuh tidak mempengaruhi jadwal olahraga Pak Parji (63). Pensiunan PNS di Solo ini pun akan tetap menjalani rutinitas paginya, yakni bersepeda. “Usai Subuh, ya langsung nggowes (mengayuh sepeda onthel). Tujuannya, setiap hari selalu berbeda. Kadang keliling kota Solo, tapi juga ke Karanganyar, Sragen, Boyolali, Klaten dan seterusnya,” ujarnya kepada Timlo.net, di Jebres, Selasa (1/8) pagi.

Menurut Pak Parji, meski tetap bersepeda tetapi selama puasa, jarak tempuhnya agak dikurangi. “Apalagi, teman-teman saya itu kan semuanya pensiunan, rata-rata sudah kepala enam (usia 60 tahun ke atas),” tambahnya.

Nggowes sudah menjadi hobi kakek dengan belasan cucu tersebut. "Waktu kecil, saya ke mana saja, ke sekolah atau disuruh orangtua ke pasar selalu naik pit onthel. Ternyata sekarang mulai ada hasilnya. Alhamdulillah badan saya tetap sehat, segar-bugar, tidak gampang sakit. Maka, setiap pagi ya saya usahakan untuk rutin pit-pitan, untuk nggolek kringet (mencari keringat). Kebetulan sekarang banyak Lansia (lanjut usia) dan umumnya para pensiunan yang punya hobi sama, maka sering kita bareng-bareng bersepeda ke mana saja, terus nanti makan di warung, menyenangkan sekali. Begini ini kan jadinya, sehat jasmani ya sehat rohani karena hatinya selalu senang," papar Pak Parji.   

Bagi Anda yang hobi bersepeda dan sedang menjalankan ibadah puasa, maka perhatikan beberapa hal berikut:

1. Saat bersepeda lakukan secara santai, hindari memforsir tenaga.

2. Karena bersepeda santai (tidak ngebut), maka alokasikan waktu agak longgar.

3. Sebelum start, tentukan dulu tujuannya. Sebab, bersepeda tanpa tujuan hanya akan membuat lelah perjalanan.

4. Jarak tempuh jangan terlalu jauh, usahakan tidak lebih dari 20 km.

5. Hindari rute yang sering macet. Sebab, jalan macet dapat meningkatkan emosi.

 



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge