0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pengguna Medsos

TIMIN Sandinet alias Timlo, Harjo Brengos dan Kardi Pedal masih ngglenik di wedangan. Hal itu membuat Mbah Karyo Jahe masih sibuk ngladeni mereka.

“Ternyata pengguna facebook sudah mencapai 1,49 miliar. Wah luar biasa!” kata Timlo.

“Wah, berarti mas Mark Zuckerberg itu ya lumrah kalau jadi pengusaha sukses,” kata Harjo Brengos.

“Ooo…itu berarti saya turut urun sehingga dia dadi sugih. Lho, saya juga punya akun facebook lho gini-gini!” ucap Kardi Pedal.

“Mbok saya dibikinkan, mas. Biar selalu bisa nyetatus sewayah-wayah,” pinta Mbah Karyo Jahe.

“Halahhh, sampeyan up date nyetatus terus malah keter gaweane!” ujar Angelina Tumini alias Timli.

Semua orang tertawa ngakak mendengar tanggapan Timli atas permohonan Mbah Karyo Jahe itu.

Sik-sik, Mbah! Soal bikin akun facebook, saya gawekake! Lho, saya itu pengalaman bikin. Gampang itu Dari 1,49 miliar pengguna itu, yang tujuh punya saya,” ucap Kartolo Congor.

Kartolo Congor memiliki alasan mengapa ia memiliki banyak akun facebook. Beberapa di antaranya, ia butuh akun yang khusus sesuai kebutuhannya. Misalnya untuk teman-teman SMA, jual-beli alias makelaran apa saja, bergabung dengan grup rohani dan sebagainya.

“Lha, kok tidak praktis gitu, mas? Lagipula apa ora rekasa ngeling-eling password-nya?” tanya Timli.

“Jual beli apa? Teman SMA apa? Heeee?” tanya Narmi Jenang yang tiba-tiba muncul.

“Lha, semua akunmu itu kabeh isinya gabung dengan grup-grup saru, kekancan dengana orang-orang yang suka dipoto ora klamben. Tujuannnya itu kan? Biar memperluas hobi ora becikmu itu?” tambah Narmi Jenang istrinya.

Kartolo Congor diam seribu bahasa sambil ngampet isin.  (Oleh Y.E. Marstyanto)



Komentar Anda

KEMBALI KE ATAS badge