0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Disiplin

TIMIN Sandinet alias Timlo dan Pardi Kesut beseta beberapa orang masih membahas kejadian menarik di dunia pendidikan di Karanganyar beberapa waktu lalu. Sejumlah siswa sebuah SMK mengadakan aksi unjuk rasa berkait dengan kebijakan sekolah yang dianggap berlebihan menghukum siswa-siswinya.

“Lha bagaimana tidak kejem? Murid itu dihukum dengan push up berantai dan gulung-gulung. Lanang wedok digituin itu,” ujar Pardi Kesut.

“Lha tapi bocahe juga kabarnya sudah sering mbolas-mbolos, telat?” ucap Kartolo Congor.

“Lha tapi ya tidak musti gitu. Itu kan sekolah umum bukan sekolah militer,” tambah Angelina Tumini alias Timli.

“Tapi nurut Kepala Sekolah hal itu adalah untuk bikin jera kok,” bela Kartolo Congor.

Kartolo Congor tetap pada pendapatnya bahwa pendidikan di sekolah umum juga bisa mengadopsi disiplin ala militer. Hal itu akan menumbuhkan mental tidak cengeng dan murid punya karakter dan disiplin.

“Jadi sampeyan tetap setuju itu, ya Mas Congor?” tanya Mbah Karyo Jahe.

Oalllahhhh…seribu persennnn!” balas Kartolo Congor

“Kalau gitu mulai besok saya juga akan terapkan disiplin keras dengan push up dan gulung-gulung!” tegas Mbah Karyo Jahe.

Orang-orang kaget dan bertanya-tanya berkait ucapan bakul wedangan itu.

“Bagi mereka yang dalam jangka sesasi telat ora nyaur bon!” ucap Mbah Karyo Jahe.

“Ahhh, amannnn!!!”

Semua orang seperti paduan suara tanpa dikomando bersuara itu, kecuali Kartolo Congor yang langsung mak klakep(Oleh Y.E. Marstyanto)



Komentar Anda

KEMBALI KE ATAS badge