• Kamis, 24 Mei 2012
Teater Oyot Angkat Cerita Ketidakseimbangan Budaya

WO Sriwedari Semakin Mati

Cornelia Niar Riani - Timlo.net
Kamis, 12 Mei 2011 | 03:32 WIB
  • Share
Dok. Timlo.Net/niar
Sutradara dan Penulis naskah Iwak...? Dudu Pancing...?

Solo – Melihat perkembangan dua kesenian daerah di Kota Solo, Wayang Orang (WO) Sriwedari dan Ketoprak Balekambang, yang tidak seimbang, Teater Oyot ingin mencoba mengangkatnya menjadi sebuah cerita dalam pementasan berjudul “Iwak…? Dudu Pancing…?” yang akan dilaksanakan di Gapura Taman Sriwedari Solo, Sabtu malam (14/5).

Sutradara dan penulis naskah, Udin UPW, melalui pengamatannya setelah pemerintah kota (Pemkot) mengangkat pemain WO Sriwedari menjadii Pegawai Negeri Sipil (PNS) kurang ada militansi untuk memasyarakatkan WO guna mendapatkan minat penonton yang banyak.

“Inilah yang disebut pemberian iwak dari pemerintah, bukan pancing. Dengan fasilitas yang ada, karena para pemain sudah dibayar, wayang orang malah semakin mati,” ujarnya.

Berbeda dengan Kelompok Ketoprak Balekambang yang masih harus memperjuangkan hidup mereka masing-masing untuk mendapatkan uang. Mereka harus memiliki banyak cara untuk menarik minat penonton.

Udin mengatakan, ide cerita ini sudah ada sejak lama, namun baru dapat terrealisasikan saat ini. Untuk membuat naskahnya, Udin juga telah melakukan pengamatan khusus terhadap WO Sriwedari sejak 2007-2008. di Ketoprak Balekambang, ia juga menjadi penggiatnya.

         

Berita Terkait

Komentar

  1. Jack

    Perlu tindak lanjut dari pemerintah supaya budaya ini bisa berkembang dan tidak punah.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan innity

google adsense

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan JS 300×125