• Kamis, 24 Mei 2012
Kapasitas Produksi Minim

Kedelai Impor Monopoli Pasar

Andi Penowo - Timlo.net
Rabu, 11 Mei 2011 | 18:11 WIB
  • Share
Dok. Timlo.Net/Andi Penowo
Kegiatan Peningkatan Teknologi Produk Higienis pada IKM Makanan Berbahan Baku Kedelai Kota Surakarta, di Hotel Grand Setiakawan, Rabu (11/5)

Solo – Minimnya kapasitas produksi kedelai dalam negeri, tak urung memberi ruang pemerintah membuka keran ekstra besar bagi masuknya kedelai impor. Akibatnya, kedelai asal Amerika cukup kokoh memonopoli pasar domestik.

Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Surakarta, kebutuhan kedelai Indonesia sekira 2,1 juta ton pertahun. Sementara produksi nasional hanya mampu tembus di kisaran 900 ribu ton pertahun. Ini artinya terdapat kekurangan sebesar 1,2 juta ton pertahun.

Inilah yang akhirnya menjadikan alasan pemerintah memutar keran impor kedelai guna memenuhi kebutuhan dalam negeri. Selain komoditas asal Amerika, pemerintah pun mengalirkan kedelai asal Cina dan Kanada.

Sementara untuk Surakarta, Disperindag menyebutkan kebutuhan bahan makanan, khususnya tahu dan tempe diasumsikan sebesar 53.500 kg. Salah seorang pengusaha tempe, Ari Gunanto, kepada wartawan menyampaikan pasokan kedelai didominasi komoditas asal Amerika.

Ia mengaku, varietas kedelai lokal cukup sulit didapat. “Stok jarang ada. Kalaupun ada kualitasnya rendah karena kotor. Selain itu harganya juga lebih mahal daripada kedelai impor,” akunya, di sela-sela kegiatan Peningkatan Teknologi Produk Higienis pada IKM Makanan Berbahan Baku Kedelai Kota Surakarta, di Hotel Grand Setiakawan, Rabu (11/5).

         

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan PLN

iklan innity

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan mettafm

iklan monex indonesia

iklan bank jateng

iklan JS 300×125