Bagong: Sulit, Regenerasi Pemain Karawitan
Solo – Regenerasi pemain dan penikmat karawitan terbilang sulit dan memiliki rentang usia yang sangat jauh. Sehingga pemain dan penonton terkesan hanya dari kalangan tua.
Namun kini telah ada perkembangan yang berarti untuk memperhatikan nasib dunia karawitan ke depannya. Pengamat karawitan, Bagong Bayuaji mengatakan, perkembangan tersebut telah tampak dari banyaknya sekolah dari jenjang SD hingga SMA yang memiliki seperangkat gamelan dan telah memberlakukan materi karawitan, bahkan ada pula sekolah yang menyediakan ekstrakurikuler karawitan.
“Sekarang ini juga telah ada berbagai macam lomba karawitan yang melibatkan generasi muda dan pesertanya juga selalu banyak dari sekolah-sekolah,” ungkapnya saat konser karawitan “Kutha Gunung”, Senin malam (9/5).
Menurutnya, bisa dimaklumi apabila regenerasi untuk musik karawitan sulit karena dapat dikatakan untuk mendalami musik karawitan adalah paling sulit ketimbang musik-musik lainnya. “Kepekaan telinga sangat dibutuhkan agar antara pemain yang satu dengan lainnya sinkron, juga dengan sinden. Gendhing yang rata-rata berdurasi 20 menit juga harus hafal,” jelasnya.
Pencipta gendhing yang sudah merupakan orang zaman dahulu, lanjut dia, maknanya juga tidak dapat langsung diartikan secara gamblang dan belum tentu orang-orang yang mendalami karawitan pun bisa mengerti maksudnya. “Bahasa yang digunakan biasanya berupa sanepan (pantun Jawa). Orang zaman dulu itu malu kalau ciptaannya diketahui. Untuk mengungkapkan hal yang ada di hatinya juga pakai ungkapan supaya lebih halus dan menyentuh hati,” ujarnya.
Ia menambahkan, maka dari itu biasanya seorang penari Jawa, pengrawit, atau seniman yang mendalami budaya Jawa memiliki perasaan yang lebih tajam dan peka.
Berita Terkait
Berita Terkini
- Eddy Wirabhumi: Sinuhun Jangan Mema...
- Ki Manteb: Hentikan Konflik Horison...
- DPRD: Nantinya SBC Tak Lagi Gunakan...
- Railbus Batara Kresna Dipastikan Be...
- Labkesda Sukoharjo Ajukan Tambahan ...
- Gempa Datang, Guru dan Siswa SD Ber...
- Garuda Ajak Terbang Kalangan Akadem...
- Properti Kuasai Pasar Investasi Suk...
- Warga Kadilangu Demo Tuntut Kompens...
- Kapolresta Segera Tindaklanjuti Lap...
- 30 Personel Siaga di Keraton Solo
- Dihalang-halangi, Hangabehi Lapor P...
- Hangabehi dan Tedjowulan Masuk Sasa...
- Mbah Liem Wafat, Dimakamkan Malam J...
- Ini Dia, Guru dan Kepala Sekolah Be...
Berita Terpopuler
- Batal Konser, Lady Gaga Jalan-jalan...
- Selama di Jakarta, Jokowi Pilih...
- Kerabat Keraton Tolak Tedjowulan...
- Foto Rekonsiliasi Dua Raja Beredar
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
- Isi Maklumat Rekonsiliasi Dua Raja...
- Gedung Bertingkat 28 Segera Berdiri...
- Kecelakaan Beruntun di Gembongan


Eddy Wirabhumi: Sinuhun Jangan Mema...
Kapolresta Segera Tindaklanjuti Lap...
30 Personel Siaga di Keraton Solo
Dihalang-halangi, Hangabehi Lapor P...
Hangabehi dan Tedjowulan Kompak Ket...