• Kamis, 24 Mei 2012
Tak Punya Daya Tawar

Harga Tiket Bus Wisata Banyak Dikeluhkan

Andi Penowo - Timlo.net
Selasa, 19 April 2011 | 07:08 WIB
  • Share
Dok. Timlo.Net/Andi Penowo
Ketua Asita Solo, Suharto

Solo Association of The Indonesian Tours & Travel Agencies (Asita) Solo mengeluhkan harga tiket bus wisata yang ditetapkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo. Pasalnya, sebagai partner promosi, asosiasi ini tidak mendapatkan keuntungan dari harga tiket yang dibanderol Dishub.

Ketua Asita Solo, Suharto, saat ditemui wartawan, mengatakan bus wisata pengelolaannya butuh kerjasama dengan stakeholder pariwisata. Untuk itu, harus ada kerjasama yang saling menguntungkan antara dinas terkait dengan institusi swasta.

“Kalau menyangkut pariwisata tentunya di sini peran Asita penting karena sebagai pembuat paket wisata. Harusnya Asita dipandang sebagai partner yang saling menguntungkan karena ini dalam ranah bisnis. Kalau nggak ada profit ya jangan dipaksa Asita,” beber dia, di ruang kerjanya, Senin (18/4).

Terkait promosi bus wisata, Suharto menambahkan, Asita diberi kewenangan Dishub untuk memasarkan aset pemerintah kota itu. Namun, Asita tidak memiliki daya tawar pada masyarakat lantaran Dishub telah mematok harga secara sepihak.

“Dishub telah promosi ke mana-mana harga tiket Rp 800 ribu. Dilihat dari bisnis, ini tidak fair bagi Asita. Sebab, Asita tidak punya daya tawar pada masyarakat. Bus wisata harus ditangani secara profesional karena bukan hanya membuat, tapi bagaimana mengelola dan menghidupkan,” papar Suharto.

         

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan innity

google adsense

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan mettafm