• Kamis, 24 Mei 2012

Ulat Bulu Mengganas, Dispertan Klaten Tunggu Uji Laboratorium

Indratno Eprilianto - Timlo.net
Kamis, 14 April 2011 | 13:20 WIB
  • Share

Klaten – Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Klaten masih menunggu hasil laboratorium untuk memastikan jenis ulat bulu yang menyerang di Kecamatan Bayat sebelum melakukan penanganan.

Menyusul merebaknya hama ulat bulu di Dukuh Senden dan Pilangsari Desa Ngerangan, Kecamatan Bayat sepekan terakhir ini membuat Dispertan tidak akan gegabah dalam penanganannya. Pasalnya, serangan ulat bulu kali ini merupakan kali pertama di Kabupaten Klaten.

“Kami masih menunggu hasil dari Laboratorium Pengamatan Hama dan Penyakit Surakarta yang saat ini terjun ke lokasi untuk mengambil sampel,” kata Koordinator Pengamat Hama Dinas Pertanian Klaten Sunarno kepada wartawan, Kamis (14/4).

Menurut Sunarno, dari hasil uji laboratorium itu pihaknya baru bisa menentukan penggunaan jenis obat apa guna menekan penyebaran hama ulat bulu tersebut. “Karena jenis ulat bulu yang di Bayat ini berbeda dengan jenis ulat bulu yang menyerang beberapa daerah di luar Klaten,” ujarnya.

Kasi Perlindungan dan Rehabilitasi Dispertan Klaten, Joko Siswanto mengatakan, pihaknya juga sudah mempersiapkan alat untuk penyemprotan ke lokasi dengan menggunakan power sprayer. “Untuk mengantisipasi penyebarannya saat ini warga Ngerangan beramai-ramai melakukan pembakaran dengan cara menyisir ke batang-batang pohon,” ungkapnya.

Pihaknya juga mewanti-wanti jika warga di wilayah lain menemukan kasus serupa agar segera berkoordinasi. Hal ini guna mengantisipasi penyebaran ulat bulu di Klaten.

Migrasi

Sementara itu, sistem penyebaran ulat bulu ini menurut Sunarno ada tiga faktor yang mempengaruhi, yakni, terjadi lantaran perubahan iklim, musnahnya predator pemakan ulat, serta menurunnya populasi virus atau jamur yang menempel pada lava. “Musim ulat bulu ini bisa dibilang migrasi,” ujarnya.

Sunarno menjelaskan, di Klaten ini sifat penyerangan ulat bulu adalah sporadis, karena saat masih menjadi kupu-kupu tidak bisa terbang jauh dan kencang.

         

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan innity

google adsense

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan pdam solo

iklan pln

iklan mettafm