• Kamis, 24 Mei 2012
Tarif Harus Naik

Kereta Api Menahan Perih

Andi Penowo - Timlo.net
Sabtu, 26 Maret 2011 | 06:14 WIB
  • Share
Dok. Timlo.Net/Andi Penowo
Pejabat Humas PT KAI Daops VI Yogyakarta, Eko Budianto

Solo – PT Kereta Api Indonesia (KAI) terpaksa harus menahan perih berkepanjangan. Pasalnya, biaya operasional semakin membengkak, sementara tarif kereta api (KA) tetap tertahan di angka lama.

Dipaparkan Pejabat Humas PT KAI Daops VI Yogyakarta, Eko Budianto, kepada wartawan, hingga Maret ini belum ada instruksi dari direksi perihal kenaikan tarif. Padahal, jika melihat kondisi saat ini, menurut dia, pemerintah harus mengambil kebijakan menaikkan tarif KA.

“Harusnya saat ini tarif sudah naik, sebab harga BBM tinggi. BBM yang dipakai KA itu kan BBM industri, bukan subsidi. Apalagi penggunaannya cukup tinggi,” tandasnya, di Stasiun Solo Balapan, baru-baru ini. Lebih jauh, Eko menjelaskan, konsumsi KA atas BBM perkilometernya mencapai 2,5 liter.

Sementara untuk menanggung beban operasional KA ekonomi, kata dia, PT KAI mengambil kebijakan memberi subsidi melalui KA komersial. Sejauh ini, PT KAI telah mengajukan Public Service Obligation (PSO) kepada pemerintah untuk menggelontorkan subsidi sebesar Rp 775 miliar. Namun, hasrat PT KAI harus kandas lantaran hanya terealisasi Rp 600 miliar saja.

“Untuk menutupi selisih itu harusnya dengan menaikkan tarif. Saat ini cuma didukung dari angkutan barang,” urai Eko.

Wakil Kepala Stasiun Solo Balapan, Efendi, mengaku sepakat jika tarif KA ekonomi dinaikkan. Pasalnya, menurut dia, keran subsidi pemerintah untuk KA ekonomi tidak mengalir dengan lancar. “Untuk mendukung operasional KA ekonomi harusnya tiket memang naik karena subsidi tidak lancar,” tegasnya.

         

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan PLN

iklan innity

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan mettafm

iklan monex indonesia

iklan bank jateng

iklan JS 300×125