Pemerintah Menghimbau Masyarakat Untuk Mewaspadai Produk Mainan Impor
Jakarta – Maraknya produk yang diimpor membuat pemerintah harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk mengawasi produk-produk yang diedarkan, pemerintah akan memperketat pengawasannya terhadap produk mainan anak yang mulai membanjiri Indonesia.
Seperti dikutip dari tempointeraktif.com, Direktorat Jenderal Perdagangan Kementrian Perdagangan, Inayat Iman Kamis (25/02/10) lalu mengatakan bahwa pengawasan sudah dilakukan oleh pihak Dirjen sejak satu bulan lalu. Pihaknya mengkhawatirkan produk-produk mainan yang mengandung zat-zat yang berbahaya seperti kandungan merkuri pada lapisan cat.
Pihaknya bersama dengan asosiasi produsen mainan akan bekerjasama untuk membahas langkah selanjutnya setelah sebelumnya pemerintah mengambil beberapa macam sampel produk mainan yang berlokasi di Jakarta seperti di Pasar Gembrong, Pasar Asemka, dan Pasar Senen.
Ditempat terpisah ketua YLKI Husna Zahir mengungkapkan, “Selama ini tidak begitu jelas siapa atau dinas yang mengawasi karena Standar nasional Indonesia (SNI) untuk mainan anak memang tidak diwajibkan”, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) akan mendorong pemerintah untuk memperketat pengawasan industri mainan anak seiring penerapan pasar bebas ASEAN-China.
Pemerintah diharapkan untuk lebih aktif dan juga memprioritaskan SNI untuk industri mainan anak, karena saat ini pemerintah lebih memprioritaskan SNI wajib untuk produk makanan dan minuman saja. Husna mengatakan, “Dulu saat terjadi penarikan produk mainan Mattel dari Cina di Australia tiga tahun lalu tidak ada tindakan dari pemerintah untuk melakukan hal serupa, Kementerian Perdagangan selalu bilang SNI-nya belum wajib sehingga sulit melakukan uji laboratorium dan menarik produk dari pasar," tutur Husna mengakhiri wawancaranya.
(Diolah dari tempointeraktif.com)
Rony/Timlo.net
Berita Terkait
Berita Terkini
- Kapolresta Segera Tindaklanjuti Lap...
- 30 Personel Siaga di Keraton Solo
- Dihalang-halangi, Hangabehi Lapor P...
- Hangabehi dan Tedjowulan Masuk Sasa...
- Mbah Liem Wafat, Dimakamkan Malam J...
- Ini Dia, Guru dan Kepala Sekolah Be...
- Mau Masuk Keraton, Hangabehi –...
- Sopir Ngantuk, Truk Tronton Nggolin...
- Hangabehi dan Tedjowulan Kompak Ket...
- Komik Jepang dan Korea Digemari ABG...
- Pasoepati Akan Ngluruk ke Cilacap
- Mengenang 6 Tahun Gempa di Monumen ...
- Anak SD Rame-rame Tolak Lady Gaga
- Ditabrak Truk, Bus Serba Mulya Nyun...
- DPU Solo Bentuk Satgas Khusus Penar...
Berita Terpopuler
- Batal Konser, Lady Gaga Jalan-jalan...
- Foto Rekonsiliasi Dua Raja Beredar
- Selama di Jakarta, Jokowi Pilih...
- Kerabat Keraton Tolak Tedjowulan...
- Isi Maklumat Rekonsiliasi Dua Raja...
- Aneh, Ular Piton Ini Kerap Menangis...
- Kecelakaan Beruntun di Gembongan
- Gedung Bertingkat 28 Segera Berdiri...
- KGPH Puger Ambil Alih Tugas Sinuhun...
- Hangabehi – Tedjowulan Kumpulkan...
- 2 Raja Damai, Tedjowulan Pilih Jadi...
- Foto Penampakan Gegerkan Warga...
- Terlalu Manja, Impian Masuk IPL...
- Kerabat Keraton Pertanyakan Hasil...
- Inilah, Ikrar Para Penjual Ciu


Kapolresta Segera Tindaklanjuti Lap...
30 Personel Siaga di Keraton Solo
Dihalang-halangi, Hangabehi Lapor P...
Hangabehi dan Tedjowulan Kompak Ket...
Inilah Kronologi Penandatanganan Re...