• Kamis, 24 Mei 2012
Maraknya Produk Mainan Impor

Pemerintah Menghimbau Masyarakat Untuk Mewaspadai Produk Mainan Impor

Rony Setio Aji - Timlo.net
Sabtu, 27 Februari 2010 | 18:11 WIB
  • Share
Dok. Timlo.Net/Rony
Salah seorang penjual mainan impor (10/01)

Jakarta – Maraknya produk yang diimpor membuat pemerintah harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk mengawasi produk-produk yang diedarkan, pemerintah akan memperketat pengawasannya terhadap produk mainan anak yang mulai membanjiri Indonesia.

 

Seperti dikutip dari tempointeraktif.com, Direktorat Jenderal Perdagangan Kementrian Perdagangan, Inayat Iman Kamis (25/02/10) lalu mengatakan bahwa pengawasan sudah dilakukan oleh pihak Dirjen sejak satu bulan lalu. Pihaknya mengkhawatirkan produk-produk mainan yang mengandung zat-zat yang berbahaya seperti kandungan merkuri pada lapisan cat. 

 

Pihaknya bersama dengan asosiasi produsen mainan akan bekerjasama untuk membahas langkah selanjutnya setelah sebelumnya pemerintah mengambil beberapa macam sampel produk mainan yang berlokasi di Jakarta seperti di Pasar Gembrong, Pasar Asemka, dan Pasar Senen.

 

Ditempat terpisah ketua YLKI Husna Zahir mengungkapkan, “Selama ini tidak begitu jelas siapa atau dinas yang mengawasi karena Standar nasional Indonesia (SNI) untuk mainan anak memang tidak diwajibkan”, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) akan mendorong pemerintah untuk memperketat pengawasan industri mainan anak seiring penerapan pasar bebas ASEAN-China.

 

Pemerintah diharapkan untuk lebih aktif dan juga memprioritaskan SNI untuk industri mainan anak, karena saat ini pemerintah lebih memprioritaskan SNI wajib untuk produk makanan dan minuman saja. Husna mengatakan, “Dulu saat terjadi penarikan produk mainan Mattel dari Cina di Australia tiga tahun lalu tidak ada tindakan dari pemerintah untuk melakukan hal serupa, Kementerian Perdagangan selalu bilang SNI-nya belum wajib sehingga sulit melakukan uji laboratorium dan menarik produk dari pasar," tutur Husna mengakhiri wawancaranya.

 

 

(Diolah dari tempointeraktif.com)

 

 

Rony/Timlo.net

         

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan innity

google adsense

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan pdam solo

iklan pln

iklan mettafm