0271-3022735 redaksi@timlo.net
Timlo.net

Diselewengkan, Ijin Tempat Kesehatan Bakal Dicabut

- Timlo.net

Klaten – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Klaten gencar melakukan pemantauan (monitoring) kesejumlah tempat praktek bidang kesehatan.

Hal itu guna mengantisipasi tindakan penyalahgunaan perijinan yang mulai tahun ini digratiskan.

Perijinan gratis itu mulai dari ijin rumah sakit, balai pengobatan, rumah bersalin, apotik, rumah ijin praktek, took obat, salon kesehatan, optik, dan sejumlah perijinan lain yang menyangkut kesehatan.

“Kami terus melakukan pemantauan kesejumlah tempat bidang kesehatan tersebut,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Klaten, Rony Roekminto kepada wartawan, Senin (14/3), di kantornya.

Pihaknya juga tidak segan-segan akan mencabut surat ijin jika ada tempat praktek yang menyalahgunakan perijinan. Misalnya, kurangnya prosedur pelayanan, ketenagakerjaan, dan kewenangan.

Rony mencontohkan, sebuah rumah sakit harus memiliki dokter tetap dan bukan pinjaman, sebuah apotek juga harus memiliki apoteker, dan jika itu balai pengobatan tidak boleh melakukan operasi. “Kami juga melakukan audit,” ujarnya.

Rony menjelaskan, prosedur pencabutan perijinan itu dimulai dari pengiriman surat peringatan sebanyak tiga kali. “Jika memang tidak ada tanggapan maka perijinan akan dicabut,” tegasnya.

Namun sejauh ini pihaknya belum menemukan pelanggar perijinan tersebut. Berbeda pada tahun sebelumnya, selama 2010 pihaknya menemukan 15 balai pengobatan yang menyalahgunakan perijinan. “Sudah kita beri surat teguran dan mereka mau mengindahkan,” ungkapnya.

Berita Terkait

Komentar Anda

Tinggalkan Pesan

*

KEMBALI KE ATAS