• Kamis, 24 Mei 2012
Operasional Terancam

Badai Paceklik Landa Industri Tekstil

Andi Penowo - Timlo.net
Minggu, 13 Maret 2011 | 12:59 WIB
  • Share
Dok. Timlo.Net/Andi Penowo
TEKSTIL-Produk tekstil dalam negeri yang saat ini semakin terpuruk, akibat kenaikan bahan kapas dan pencabutan capping tarif dasar listrik industri sebesar 18 persen

Solo – Badai paceklik tengah melanda industri tekstil dalam negeri. Pasalnya, selain dihantam tingginya harga bahan kapas, produksi tekstil juga semakin terkoyak setelah dihempas pencabutan capping tarif dasar listrik industri. Kendati produsen juga telah menaikkan harga produk jadi hingga 50 persen, namun nyatanya pasar tidak mampu menyerap secara optimal.

“Keadaan yang terjadi sangat berat. Pertama, kebijakan pencabutan capping. Walau diterapkan diskon jam 23.00 hingga 07.00 WIB, tapi itu percuma karena memang industri memberlakukan sistem kerja tiga shift.

Kedua, terjadi krisis bahan kapas. Saat ini yang terjadi adalah ganti harga dari 90 sen perkilogram jadi 2,46 dolar Amerika hanya dalam waktu enam bulan,” papar Ketua Bidang Industri Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Solo, Liliek Setiawan, kepada wartawan, di sela-sela kunjungan Studi Banding HIPMI Blora, di Sekretariat HIPMI, baru-baru ini.

Dijelaskan dia, industri tekstil skala besar, saat ini cukup berat merasakan imbas pasar global maupun kebijakan domestik yang menyulitkan operasional serta laju perdagangan. Pengusaha hanya mampu menyiasatinya dengan mencoba beralih ke bahan baku lain. Namun, sayangnya hal itu, juga kurang mendapat sambutan positif dari pasar.

“Jika kondisi seperti ini terus tentu sangat berat bagi perusahaan. Tanggung jawab moral perusahaan menciptakan pekerjaan. Untuk mem-PHK (pemutusan hubungan kerja-red) tentu juga perlu berpikir berkali-kali karena sangat berat. Undang-undang perburuhan saat ini, khususnya opsi PHK sangat rawan karena beban yang ditanggung sangat besar,” jelas Liliek.

         

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan PLN

iklan innity

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan mettafm

iklan monex indonesia

iklan bank jateng

iklan JS 300×125