• Kamis, 24 Mei 2012
Penanganan Harus Secara Komprehensif

Pesantren Bukan Sarang Teroris

Cornelia Niar Riani - Timlo.net
Sabtu, 26 Februari 2011 | 17:28 WIB
  • Share
Dok. Timlo.Net/niar
seminar penanggulangan terorisme. (26/2)

Solo – Adanya alumni pesantren yang terlibat dalam aksi terorisme tidak berarti bahwa pesantren adalah sarang teroris.

Hal ini seperti diungkapkan Ketua Umum Forum Komunikasi Ulama dan Masyarakat, Gus Sholeh marzuki, yang menjadi salah satu pembicara dalam seminar internasional bertema “Globalisasi Terorisme dan Upaya Penanggulangan di Indonesia dalam Perspektif Hukum dan Sosio Kulural” di Hotel Sahid Jaya, Solo, Sabtu (26/2).

“Penelitian membuktikan, para pelaku teroris justru belajar merakit bom dan menjadi ekstrimis setelah tidak lagi belajar di pesantren melainkan karena pengalaman hidup, ketidakadilan hukum, kemiskinan, tekanan politik, fakor psikologis, sosiologis, ekonomi, dan politik. Hal ini malahan yang sangat kurang disinggung sebagai penyebab tindakan terorisme,” tandasnya.

Menurutnya, memburu teroris dan memberantas terorisme, penanganan dengan metode komprehensif harus dilakukan secara arif, teliti, dan cerdas. Selain itu juga harus edukatif dan jauh dari diskriminasi serta kekerasan.

“Apabila hal ini tidak dilakukan secara menyeluruh, ditakutkan akan semakin mengobarkan api peperangan bagi mereka yang sudah mempunyai potensi melawan negara barat,”

         

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan innity

google adsense

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan pdam solo

iklan pln

iklan mettafm