• Kamis, 24 Mei 2012
Tunda Capping Hingga Desember

Capping Tak Jelas, Apindo Ancam Geruduk Ibu Kota

Andi Penowo - Timlo.net
Rabu, 23 Februari 2011 | 20:11 WIB
  • Share
Dok. Timlo.Net/Andi Penowo
Ketua Dewan Pengurus Apindo Kabupaten Boyolali, Joko Warsito

Solo – Ketidakjelasan sikap PLN terkait kebijakan pencabutan capping (batas) tarif dasar listrik (TDL) industri sebesar 18 persen, tak urung membuat Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Soloraya gerah juga. Mereka mengancam bakal mengerahkan massa untuk menggeruduk ibu kota, jika hingga akhir bulan ini tidak ada keputusan resmi pemerintah terkait kebijakan capping.

“Apindo Soloraya menolak keputusan sepihak PLN tentang pencabutan capping 18 persen. Kenyataan di lapangan, PLN mengintimidasi para pengusaha untuk membayar tagihan Januari yang dibayarkan Februari dengan dua skema. Pertama, full payment, sesuai bill. Kedua, skema 85 persen yang mana sisanya dibayarkan pada 2012 dan tiap bulan ada kenaikan 1,5 persen,” tegas Ketua Dewan Pengurus Apindo Kabupaten Boyolali, Joko Warsito, di hadapan wartawan, Rabu (23/2).

Pihaknya lantas menilai, kebijakan yang diambil PLN itu merupakan sesuatu yang ilegal. Pasalnya, belum ada persetujuan dari Menteri ESDM serta Komisi VII DPR. Oleh sebab itu, Apindo menuntut capping tetap diberlakukan hingga Desember 2011, sementara untuk kenaikan TDL dilakukan secara bertahap agar working capital tidak hanya tersedot di listrik.

“Ini penting supaya cash flow nggak terganggu. Karena selain kenaikan listrik, masih ada tambahan bea masuk impor lima persen, BBM serta kenaikan raw material (bahan baku-red) sampai 300 persen,” tandas Joko.

Dijelaskannya, akibat kondisi tersebut, saat ini harga pokok produksi naik hingga 50 persen. Imbasnya, produk dalam negeri tidak punya daya saing terhadap produk dari luar. Sementara jika regulasi tidak mendukung investasi, lanjut Joko, pengusaha dipastikan bakal gulung tikar.

         

Berita Terkait

Komentar

  1. Cah cilik

    Memang akhir2 ini banyak kebijakan pemerintah yang kurang pas,baik untuk masyarakat maupun untuk para pengusaha.Kalau bener2 para pengusaha tdk kuat lagi apa yg terjadi?? kondisi akan lbh parah krn bnyak perusahaan yg PHK karyawannya.Mustinya kenaikan TDL pelan2 jangan terlalu frontal.Mana kuat klo semua naik??

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan PLN

iklan innity

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan mettafm

iklan monex indonesia

iklan bank jateng

iklan JS 300×125