0271-3022735 redaksi@timlo.net
Timlo.net

Kepala Dispertan: Masyarakat Tidak Perlu Resah

Dispertan Surakarta Belum Temukan Penyakit Anthrax Pada Sapi Asal Boyolali

- Timlo.net

Solo – Dinas Pertanian dan Peternakan kota Surakarta menghimbau kepada masyarakat, terutama di wilayah kota Surakarta dan sekitarnya untuk tidak perlu resah dalam menanggapi informasi adanya dugaan bakteri Anthrax pada sapi dari daerah  Boyolali.

Kepala Dispertan Surakarta, Weny Ekayanti mengatakan, masyarakat tak perlu resah terhadap ancaman bakteri Anthrax pada peredaran daging di wilayah kota Solo. "Dari pemeriksaan selama ini memang belum pernah ditemukan kasus Anthrax pada sapi dari wilayah Boyolali. Kami harapkan masyarakat tidak perlu resah, karena diagnosa positifnya belum terbukti. Cuma gejalanya kesitu," katanya di Balaikota, Senin (21/2).

Menurutnya, Anthrax atau penyakit radang limfa pada sapi mempunyai gejala selalu keluar darah pada tiap lubang hewan, seperti hidung atau mulut.
"kalau ketahuan sakit Anthrax, memang harus dikarantina dulu bahkan dibakar lalu diberi kapur untuk pemusnahan. Bakteri Anthrax ini bisa bertahan hidup hingga 25 tahun,"

Sementara untuk pencegahan Anthrax pada manusia, Weny mengaku hal itu bisa dicegah atau disembuhkan dengan menggunakan antibiotik.

Berita Terkait

Komentar Anda

Tinggalkan Pesan

*

KEMBALI KE ATAS