• Kamis, 24 Mei 2012
Diskusi Lintas Agama

Penting, Pendekatan dengan Kaum Radikal

Cornelia Niar Riani - Timlo.net
Sabtu, 12 Februari 2011 | 17:28 WIB
  • Share
Dok. Timlo.Net/niar
Sekretaris Eksekutif Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan (HAK) Konferensi Wali Gereja (KWI), Romo Benny Susetyo, Pr. (11/2)

Solo – Kaum radikal yang mengarah pada kekerasan perlu diajak untuk duduk bersama berdiskusi mengenai berbagai hal yang menjadi masalah mereka hingga akhirnya dapat menimbulkan hal-hal yang merugikan sesama, bukan diasingkan.

Hal ini dikatakan oleh Sekretaris Eksekutif Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan (HAK) Konferensi Wali Gereja (KWI), Romo (Rm.) Benny Susetyo, Pr pada acara diskusi bersama masyarakat lintas agama di gedung Lembaga Pengabdian Hukum (LPH) YAPHI, Kerten, Laweyan, Jumat malam (11/2).

“Wajah Tuhan hanya dapat kita temukan ketika kita bisa berasma-sama secara rukun, termasuk dengan kaum radikal. Mereka harus disapa, dikuatkan, dan dibahagiakan agar tidak ada kesan eksklusif pada kelompok mereka,” ujarnya. Dengan bergitu, keselarasan akan tercipta dan kekerasan dapat diminimalisir.

Kelompok radikal, lanjut dia, perlu dibedakan. Yang harus ditangani yakni kaum radikal yang menimbulkan kekerasan dan kerusuhan sedangkan kaum radikal yang lebih mengarah pada keyakinan tanpa mengusik orang lain, menurutnya tidak masalah.

         

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*


*

 

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

iklan innity

google adsense

Minicaster Radio Playhead

To listen you must install Flash Player. Visit Draftlight Networks for more info.

iklan pdam solo

iklan pln

iklan mettafm