0271-3022735 redaksi@timlo.net
default-logo

E-KTP Tak Boleh Difotokopi, Pengguna Twitter Mengeluh

- Timlo.net
dok.timlo.net/nanang rahadian

dok.timlo.net/nanang rahadian

Staf Desa Ngringo, Jaten, Karanganyar menyortir ulang e-KTP

Solo – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi melalui Surat Edaran bernomor 471.13/1826/SJ tentang Pemanfaatan e-KTP meminta kartu tanda penduduk tersebut tidak difotokopi. Hal ini menimbulkan berbagai tanggapan dari para pengguna Twitter di Indonesia.

Beberapa pengguna mengeluhkan pemberitahuan ini yang dinilai terlambat. Misalnya pengguna Twitter @106GOL menulis “sangat terlambat pemberitahuan nya… beruntunglah anda yang belum selesai E-KTP nya.”

Sementara beberapa pengguna lain yang mengeluhkan bahwa e-KTP mereka sudah terlanjur difotokopi berkali-kali. Misalnya  pengguna Twitter @Penk Fera menulis “E-KTP katany tdk bs d fotocopy, waduuuh, bru ektp ku sdh 2 kali d fotokopi. Trus, klo kt lg pengurusan data, bgmn ?”

Salah seorang pengguna Twitter lain, @Isnaforever mengeluhkan bahwa untuk mengurus surat-surat di Indonesia kita memerlukan fotokopi KTP.

Memang sebagian besar pengguna Twitter masih ramai men-tweet berita mengenai surat edaran mendagri tersebut, sepertinya masih banyak pengguna Twitter yang baru mengetahui tentang ketentuan bahwa e-KTP tidak bisa difotokopi.

Salah seorang pengguna Twitter, @dwias88 memberikan saran yang menarik: “Tweeps yg uda pd punya E-Ktp,kalo mau fotokopi ektp kalian 1x aja ya&simpan master fotokopinya. Supaya chip pd ektp-nya slalu bisa terbaca.”

 

Berita Terkait

Komentar Anda

Tinggalkan Pesan

*

KEMBALI KE ATAS