0271-3022735 redaksi@timlo.net
Timlo.net

Sejumlah Lokalisasi di Klaten Dirazia, 2 PSK Dibawa

- Timlo.net
dok.timlo.net/rori

dok.timlo.net/rori

Petugas Satpol PP Klaten membawa seorang PSK yang berhasil dirazia untuk dilakukan pembinaan

Klaten —  Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Klaten bersama TNI, Rabu (1/5) siang, merazia Pasar Krumpyung, Desa Gombang, Cawas yang biasa digunakan sebagai tempat mangkal PSK (pekerja seks komersial). Begitu petugas datang, para PSK langsung berhamburan lari ke pemukiman penduduk, petugas hanya berhasil menjaring 2 PSK saja.

Sebelumnya petugas juga merazia kompleks lokalisasi Tegal Binangun (Mbaben), Kecamatan Klaten Utara, namun di tempat itu petugas sama skali tidak menemukan seorang PSK pun. Razia juga dilakukan di Segayor, Desa Bulan, Kecamatan Wonosari. Di tempat ini petugas mendapati seorang perempuan yang diduga sebagai PSK, namun setelah ditanyai identitasnya ternyata perempuan tersebut adalah warga setempat sehingga petugas tidak membawanya.

Razia juga dilakukan di Hotel Kendedes Delanggu dan Hotel Andalas Penggung, namun di 2 hotel tersebut, petugas sama sekali tidak menemukan pasangan selingkuh. Kemudian razia dilanjutkan lagi dengan menyisir kompleks lokalisasi Tegalbinanangun yang sebelumnya sudah didatangi petugas, namun ternyata petugas kembali tidak menemukan satupun PSK yang mangkal.

Sekretaris Satpol PP Klaten, Rabiman mengungkapkan, razia sengaja dilakukan di kompleks lokalisasi maupun hotel yang disinyalir sebagai tempat pelacuran untuk mengenakn penyakit masyarakat. “Kami hanya menjaring 2 PSK saja, karena diduga razia kami sudah bocor sebelumnya,” ungkap Rabiman.

Para PSK yang berhasil terjaring langsung didata dan diberi pembinaan di Kantor Satpol PP Klaten. Kedua PSK tersebut kemudian dikirim ke Panti Rehabilitasi di Solo.

Berita Terkait

Komentar Anda

Tinggalkan Pesan

*

KEMBALI KE ATAS