0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Istri Ternyata Berjenggot, Suami Ajukan Cerai

Ilustrasi pengantin wanita India. (nextshark.com)

Timlo.net—Seorang pria India yang baru menikah, melayangkan gugatan cerai setelah melihat jika istrinya berjenggot dan berbicara seperti pria. Menurut Times of India, sang pria tidak bisa berkomunikasi dengan sang istri karena dia dijodohkan oleh orang tuanya.

Rupesh (bukan nama sebenarnya) bahkan tidak melihat calon pengantinnya yang bernama Rupa (bukan nama sebenarnya) sebelum pernikahan. Saat menikah pun Rupa memakai tudung yang menyembunyikan wajahnya.

“Saat saya pertama melihatnya, dia memakai riasan wajah,” ujar Rupesh.

“Setelah menghabiskan waktu tujuh hari bersamanya, saya pergi keluar kota untuk pekerjaan saya. Setelah kembali, saya melihat dia memiliki jenggot, dan juga menyadari jika dia bersuara seperti seorang pria,” tambah pria itu.

Rupesh mengeluhkan masalah ini kepada mertuanya. Tapi mereka berkata jika dia tidak punya pilihan dan harus tinggal bersama Rupa karena mereka sudah menikah. Dia lalu memutuskan untuk melayangkan gugatan cerai.

Dalam sidang perceraian, Rupa mengaku dia memiliki suara yang dalam dan memiliki bulu pada wajah karena masalah hormon. Dia berkata kepada pengadilan jika kondisinya bisa pulih dengan perawatan medis.

Rupa lalu berkata jika keluarganya sudah membayar mahar kepada keluarga pria sebelum pernikahan. Dia berkata jika Rupesh harus membayar biaya tunjangan jika mereka bercerai.

Menurut pengacara Rupa, sang suami telah melakukan kekerasan secara fisik dan mental. Alasan yang diajukan pria itu untuk bercerai hanyalah sekedar alasan. Rupesh sebenarnya berniat mengusir sang istri dari rumah.

Setelah mendengar penjelasan kedua belah pihak, pengadilan menolak gugatan cerai Rupesh. Pengadilan beranggapan jika alasan Rupesh tidaklah cukup. Wanita bisa memiliki jenggot karena ketidakseimbangan hormon. Walaupun hal ini sangat jarang terjadi. Selain itu, gangguan genetis langka yang disebut hypertrichosis juga bisa menjadi penyebabnya.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge