0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Satgas Pangan: Pasca Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok Stabil

Pedagang cabai di pasar (dok.timlo.net/setyo pujis)

Timlo.net — Satgas Pangan Polda Maluku menyatakan distribusi dan persediaan 12 komoditas kebutuhan pokok masyarakat masih tetap stabil pascaperayaan Idul Fitri 1439 Hijriah.

“Dari hasil pemantauan yang dilakukan Satgas Pangan tidak ditemukan adanya kelangkaan bahan kebutuhan pokok dan harga di pasar tradisional maupun pasar modern,” kata Ketua Satgas Pangan Polda Maluku, Kombes Pol Firman Nainggolan di Ambon, Senin (18/6).

Dari 12 komoditas bahan pangan yang dipantau tim satgas di lapangan didapati harga beras medium Rp10.000 per kilo gram dan beras medium masih tetap pada level Rp12.500 per kilo gram sesuai harga eceran tetap (HET).

Kemudian untuk jagung masih dijual para pedagang seharga Rp 8.000 per Kg, kacang kedelai Rp 12.000 per Kg, harga daging sapi Rp120.000 per Kg, gula pasri Rp 12.500 per Kg, ayam boiler Rp 38.000 dan ayam potong Rp 50.000 per Kg.

Selanjutnya untuk harga telur masih tetap di level Rp 2.000 per butir, cabe rawit lokal dan bawang merah yang ditawarkan pedagang masih berkisar antara Rp 35.000 hingga Rp 40.000 per Kg, sedangkan bawang putih seharga Rp 50.000 per Kg.

Tepung terigu masih tetap dijual seharga Rp 9.000 per Kg dan minyak goreng Rp 12.500 per Kg.

Menurut Nainggolan, dari hasil pemantauan operasi pasar untuk jenis beras medium Bulog yang didistribusikan kepada toko-toko mitra BUMN tersebut didapati harga jual dari Bulog ke pengecer adalah Rp 8.000 per Kg, dan harga jual pengecer kepada masyarakat Rp 10.000 per Kg.

“Hingga kini, distribusi beras medium Bulog kepada para pengecer mencapai 302.983 Kg,” ujar Nainggolan.

Dia menambahkan, persediaan dan distribusi bahan pangan yang saat ini berada di gudang Bulog distributor maupun toko-toko untuk semua komoditas pangan sangat mencukupi dan berjalan lancar.

“Khusus untuk stock beras Bulog maupun distributor masih tetap bertahan dan cukup untuk mememnuhi permintaan konsumen selama empat bulan kedepan,” katanya. Budi Suyanto.

Sumber: Antara

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge