0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Bayi Dibuang di Tempat Kompor Warung Hik

Bayi mungil yang dibuang di warung hik Desa Masaran, Kecamatan Masaran, Sragen. (foto: Agung Widodo)

Sragen – Warga Desa Masaran Masaran, Kecamatan Masaran, Sragen digegerkan dengan penemuan bayi mungil di tempat yang biasa untuk menaruh kompor sebuah warung hik. Bayi yang diperkirakan baru berumur tujuh hari itu sengaja dibuang oleh orangtuanya.

“Saat ini Polsek Masaran bersama tim Inafis Polres Sragen masih melakukan penyelidikan atas pelaku yang telah tega membuang bayi mungil ini,” kata Kapolsek Masaran AKP Agus Jumadi, mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman, Kamis (14/6).

Penemuan bayi ini sontak menggegerkan warga Desa Masaran. Bayi pertama kali ditemukan oleh Suparno (49), warga Dukuh Rejosari, Desa Jati, Masaran tergeletak di atas tempat kompor gas sebuah warung hik milik Widio.

Kondisinya masih hidup dan terlihat terawat. Umurnya diperkirakan baru sekitar sepekan.

Suparno kemudian memanggil Heru dan Sunoto, warga setempat yang berada dekat warung hik tersebut, untuk memberitahukan warga lainnya.

Bayi mungil ini hanya beralaskan tiga lembar koran. Di sekitar ditemukan bayi ini, terdapat pula beberapa perlengkapan seperti sebuah jaket, kain warna abu-abu, sebuah popok bayi warna putih, sebuah kaos tangan warna kombinasi pink, putih dan hijau serta gulungan kecil kain kassa.

Setelah memperoleh perawatan seperlunya, mereka pun kemudian melaporkan kejadian penemuan bayi mungil ini ke Polsek Masaran.

Kapolsek mengatakan, telah berkoordinasi dengan pihak Dinas Sosial Sragen untuk menangani bayi yang sementara ini masih dalam keadaaan terlantar.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge