0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Piala Dunia 2018

Ambisi Inggris Tepiskan Mimpi Buruk 2014

Skuat Timnas Inggris (dok.timlo.net/gilabola)

Timlo.net — Tim sepak bola nasional Inggris tidak akan melupakan mimpi buruk di Brazil pada 2014 ketika mereka, bersama Italia, harus mengakui Kosta Rika dan Uruguay pada penyisihan Grup D.

Inggris yang ketika itu di bawah kepemimpinan Roy Hodgson bahkan tidak meraih satu kemenangan pun. Hanya satu permainan imbang dengan Kosta Rika pada laga terakhir Grup D Piala Dunia 2014.

The Three Lions menatap pesta sepak bola dunia 2018 di Rusia dengan penuh ambisi, yaitu putaran perempat final. Itu berarti timnas Inggris optimistis lolos dari Grup G yang berisi Belgia, Tunisia, dan Panama.

Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) menyebut target putaran delapan besar Piala Dunia 2018 itu “sebagai tanda kemajuan nyata” menyusul kegagalan mereka pada babak penyisihan dalam Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan dan Piala Dunia 2014 di Brazil.

“Kami belum memenangkan pertandingan pada babak penyisihan sejak 2006. Jadi jelas, lolos dari grup dan memenangkan babak penyisihan akan menjadi tanda nyata kemajuan. Jika tembus, Anda menang lebih banyak,” ujar Kepala Eksekutif FA Martin Glenn seperti dikutip Reuters.

Tim asuhan Gareth Southgate itu diyakini akan menampilkan strategi yang sama, yaitu mengandalkan pemain-pemain bertahan untuk mengumpan bola ke pemain-pemain sayap.
Namun, Inggris yang menempati peringkat ke-13 dunia pada awal Juni 2018 akan tetap mengandalkan para pemain depan seperti penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane. Sang kapten tim itu sukses menyumbang 12 gol dari 23 penampilannya bersama timnas menjelang kehadiran di Rusia.

Pemain lain yang akan menjadi andalan Inggris adalah Raheem Sterling. Anak asuh Pep Guardiola di Manchester City itu akan menciptakan momentum dalam timnas bersama peningkatan penampilannya di Premier League.

Inggris tampaknya harus tetap berhati-hati menjelang laga pembuka pada Senin (18/6) menghadapi Tunisia menyusul cedera salah satu pemain penyerang mereka, Marcus Rashford.

Pemain berusia 20 tahun asal Manchester United itu berharap turun sejak awal pertandingan Piala Dunia 2018 setelah mencetak gol jarak jauh ketika menghadapi Kosta Rika pada pertandingan pemanasan.

“Marcus mengalami sedikit cedera tetapi tidak ada yang terlalu serius, sehingga kami perlu melihat pada sesi besok yang terbuka untuk dilihat semua orang,” ujar Southgate.

Southgate yang belum memutuskan nama-nama pemainnya untuk laga perdana itu, mengatakan ada “satu atau dua pemanggilan dalam waktu dekat” yang akan diputuskan setelah pelatihan dilanjutkan di Repino.

Inggris berkukuh lolos fase grup walaupun pada enam pertandingan menjelang Piala Dunia 2018 mereka hanya mencetak satu gol dari tendangan penalti.

Tim yang bermarkas di Stadion Wembley itu meraih angka kacamata 0-0 ketika bertemu tim Jerman dan tim Brazil. Mereka imbang 1-1 saat menghadapi Italia. Satu-satunya kemenangan Inggris adalah atas tim Belanda 1-0, sedangkan melawan Prancis, mereka kalah 2-3.

Belgia akan menjadi penantang besar Inggris untuk lepas dari mimpi buruk laga penyisihan grup dan sebelum menghadapi dua tim yang lolos Grup H pada babak 16 besar.

Tantangan besar Tim Setan Merah kontra Inggris akan berlangsung pada laga terakhir penyisihan Kamis (28/6).

Belgia akan mengusung pemain-pemain generasi emas mereka yang merumput di Premier League, seperti gelandang Manchester City Kevin de Bruyne, penyerang Chelsea Eden Hazard, serta pencetak gol terbanyak Belgia, Romelu Lukaku yang baru “mendarat” di Manchester United.

Tim asuhan Roberto Martinez itu, menggebu-gebu mencapai hasil lebih dari penampilan mereka di Brazil pada 2014, yaitu laga perempat final.

Vincent Kompany dan kawan-kawan sangat optimistis menatap Piala Dunia 2018 Rusia setelah mengantongi empat kemenangan dan satu hasil imbang pada pertandingan pemanasan sejak November 2017.

Belgia menjadi tim unggulan asal Eropa selain Jerman dan Portugal dalam Piala Dunia 2018 setelah ketiganya menempati peringkat lima besar dunia.

Tim yang bermarkas di Stade de Jubile itu akan mengawali penampilan mereka di Rusia menghadapi tim Panama pada Senin (18/6). Panama merupakan tim debut Piala Dunia dengan bekal peringkat 55 dunia.

Walaupun dipenuhi pemain-pemain jawara di berbagai liga Eropa, Belgia tetap waspada ancaman penjegalan terhadap pasukan mereka. Setidaknya itu terjadi pada laga pemanasan lawan Kosta Rika.

De Bruyne meminta Hazard untuk bersikap tenang meskipun akan menjadi sasaran pemain-pemain lawan selama Piala Dunia 2018. Hazard terpaksa meninggalkan lapangan menyusul cedera walau Belgia menang 4-1 atas Kosta Rika.

“Anda perlu memperhitungkan apa yang akan datang. Sebisa mungkin, Anda harus tenang meskipun itu tidak mudah,” ujar de Bruyne.

Sementara, Dedryck Boyata mengatakan siap untuk menggantikan Vincent Kompany seandainya sang kapten tim belum pulih dari cedera pangkal paha pada laga perdana Piala Dunia.

“Saya tahu dia (Kompany —Red) telah bekerja sangat keras. Jika saya memiliki kesempatan untuk bermain, tentu saja saya akan sangat senang,” ujar bek Celtic itu.

Tunisia, yang juga berada dalam Grup G, tidak layak diremehkan, baik oleh Inggris maupun Belgia. Tim Elang Kartago, dalam tiga pertandingan persahabatan, mampu menahan imbang Turki dan Portugal meskipun takluk 0-1 dari Spanyol.

Tim asuhan Nabil Maaloul itu boleh jadi bukan tim jagoan, bukan pula kuda hitam, dalam Piala Dunia 2018. Tapi ketika Inggris ataupun Belgia harus tersandera pemain-pemain yang cedera, tim asal Afrika Utara itu berpeluang lolos grup G sebagaimana target mereka.

“Target pertama adalah melewati babak penyisihan grup karena itu hal luar biasa bagi negara kami. Bagi saya, pertandingan ini menjadi emosi besar karena berlaga dengan kostum negara. Saya berharap tim kami dapat melakukan sesuatu yang baik dalam Piala Dunia,” ujar Yohan Benalouane yang juga bermain di lini belakang Leicester City.

Selain Tunisia, Panama bukanlah tim favorit, baik dalam Piala Dunia 2018 maupun dalam penyisihan grup G. Tim muda asal Amerika Tengah itu, hanya berharap mendapatkan setidaknya satu kemenangan dalam penampilan mereka di Rusia.

Pelatih Hernan Dario Gomez mengakui timnya berada di luar radar tim-tim lain peserta Piala Dunia meskipun sukses masuk pertandingan utama Piala Dunia setelah menang 2-1 atas Kosta Rika pada kualifikasi CONCACAF.

Empat tim Grup G tentu berharap lolos setidaknya babak penyisihan dan bertemu dua tim dari empat tim Grup H yang diisi Polandia, Kolombia, Senegal, serta Jepang pada laga 16 besar.

Tim grup G, terutama Inggris dan Belgia, berambisi menghadapi dua tim teratas dunia, yaitu Jerman (Grup F) atau Brazil (Grup E), pada laga perempat final.

Sumber: Antara

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge