0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Persis Jr Bentukan Askot Gagal Ikuti Liga Soeratin

Seleksi pemain Persis Solo Junior di lapangan Kartopuran. (Ofisial Persis Solo) (foto: Aryo Atmaja)

Solo — Kota Solo tampaknya hanya akan mengirimkan satu wakilnya di ajang Liga Soeratin U-17 tahun 2018. Yakni setelah Persis Junior di bawah naungan Asosiasi PSSI Kota Solo, telah dicoret dari daftar peserta oleh Asosiasi PSSI Provinsi Jateng.

Pedomannya adalah absennya Persis Gotong Royong Solo di kompetisi Liga 3 musim 2018 serta Piala Indonesia. Seperti halnya PPSM Magelang yang juga absen di level Soeratin.

Dengan demikian, dari jumlah 29 klub peserta Liga Soeratin, kini hanya akan diikuti oleh 27 tim setelah Persis Gotong Royong Jr dan PPSM dicoret.

Berdasarkan surat edaran PSSI kepada klub dan asosiasi provinsi, klub yang absen dari Piala Indonesia tidak boleh mengikuti kompetisi lain dibawah naungan PSSI. Salah satunya Piala Soeratin 2018.

“Sesuai ketetapan dan ketentuan, peraturan ini tetap harus diberlakukan. Sekalipun ini kompetisi untuk pembinaan. Direktorat kompetisi PSSI serius memberlakukan peraturan ini,” ungkap Sekretaris Asprov PSSI Jateng, Purwidyastanto, Selasa (12/6) kemarin.

Sebelumnya, Solo dalam bayang-bayang perpecahan di level junior dengan adanya dua wakil yakni bentukan Persis Solo di bawah naungan PT Persis Solo Saestu dan bentukan Askot PSSI Solo yakni Persis Gotong Royong. Kedua tim sudah sama-sama menyeleksi pemain.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge