0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kantor Aplikasi Oorth Jadi Jujukan Magang Mahasiswa India

Kru aplikasi Oorth bersama dengan mahasiswa India, Ravideep Singh Saluja saat berada di kantor Oorth, Jalan Slamet Riyadi, Solo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Aplikasi Oorth ternyata tak cuma menunjukkan gaungnya di dalam negeri, namun telah sampai ke luar negeri. Terbukti, dengan di jadikannya kantor Oorth di Kota Solo menjadi tempat magang mahasiswa asal India, bernama Ravideep Singh Saluja.

“Ravideep melaksanakan program magang pada bagian Product Marketing. Ia banyak bertugas melakukan riset dan pengembangan seperti riset terkait penggunaan aplikasi Oorth dan business model,” terang CEO Oorth, Krishna Adityangga, Selasa (12/6) siang.

Dikatakan, Ravideep Singh Saluja merupakan mahasiswa asal Indore, India. Ia menyelesaikan program sarjananya dalam bidang e-commerce di Institute of Management Studies, University of Indore, India. Setelah menyelesaikan studi sarjananya tahun lalu, saat ini ia sedang melanjutkan studi master di Flame University jurusan e-commerce. Kegiatan pemagangan tersebut menjadi program wajib kampus sebagai syarat kelulusan.

“Kegiatan magang telah dilakukan selama seminggu kemarin, terhitung sejak Rabu (6/6) hingga

tersebut berlangsung selama 6-12 minggu yang sudah dimulai sejak 6 Mei 2018 dan berakhir Senin (11/6) kemarin,” kata Krishna.

Menurut Krishna, ketertarikan Ravideep untuk melaksanakan magang di Indonesia karena dia melihat perkembangan yang cukup besar dalam industri startup. Apalagi, Oorth merupakan aplikasi media sosial yang sedang dikembangkan oleh orang-orang Indonesia. Sehingga ia mengharapkan banyak menemukan hal-hal baru yang dapat diaplikasikan di negaranya nanti. Tidak hanya itu, program magang ini sekaligus menjadi tempat untuk bertukar budaya dan mengenal Indonesia.

Program magang tersebut merupakan inisiatif CEO Oorth Krishna Adityangga dalam menciptakan lingkungan yang internasional. Ia kemudian menggandeng AIESEC-UGM untuk merekrut mahasiswa-mahasiswa yang tertarik untuk magang di Oorth. Calon peserta pun diseleksi melalui beberapa tahap seperti administrasi dan wawancara.

“Kita ingin Oorth itu menjadi aplikasi yang dikenal oleh masyarakat luar negeri. Bukan hanya itu saja, tetapi Oorth juga bisa menjadi tempat untuk belajar dan mengembangkan skills,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge