0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Penataan PKL di Sekitar UNS Perlu Dilakukan

Murtanti Jani ()

Solo – Keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jl Ki Hajar Dewantara, terutama yang menempel tembok kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) terlihat kumuh. Bahkan sebagian menutupi fasad UNS.

“Penataan pedagang kaki lima di lingkungan kampus UNS memang perlu dilakukan,” tandas Dosen Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota  Fakultas Teknik (FT) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Murtanti Jani R, ST MT kepada wartawan, di Kampus UNS, Solo, Senin (11/6).

Murtanti mengatakan, ada dua alternatif penataan PKL di belakang kampus, yakni menata kawasan dengan desain pro kampus dan merelokasi PKL ke pasar. Penataan dengan desain pro kampus dinilai sebagai solusi yang sama-sama menguntungkan, baik bagi PKL, Pemkot Solo maupun UNS. Desain pro kampus sekaligus juga menunjukkan kepedulian UNS sebagai kampus pendidikan terhadap masyarakat sekitar.

Solusi lain adalah dengan merelokasi PKL ke pasar. Cara ini dinilai Murtanti bisa dilakukan, asalkan desain pasar yang dibuat Pemkot memperhatikan karakteristik pengguna, yakni pedagang dan pembeli.

“Karakter pedagang dan pembeli pasar berbeda dengan pedagang dan pembeli PKL,” jelasnya.

Para pembeli di PKL, kata Murtanti, tidak ingin berlama-lama. Mereka datang, membeli apa yang dibutuhkan, lalu pulang. Ini berbeda dengan karakteristik pedagang dan pembeli di pasar yang membutuhkan waktu lebih lama dalam transaksi jual beli. Setiap pasar pun memiliki karakter pembeli dan penjual yang berbeda.

“Pembangunan pasar yang melupakan karakter penggunanya hanya akan membuat pasar itu ditinggalkan,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge