0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Asyiknya City Tour di Solo, Muter-muter Naik Becak

wisatawan naik becak (foto: heru murdhani)

Solo – Wisata Kampung Kota atau yang lebih dikenal dengan nama City Tour memang kian naik daun dalam setahun terakhir. Selain menggunakan kendaraan umum bermesin, seperti bus wisata, atau kereta, di Kota Bengawan juga bisa menggunakan transportasi becak sebagai sarana menyusuri kampung unik di Kota Solo.

“Kita memang sengaja memilih becak sebagai transportasi kita. Kita parkir kendaraan di Sriwedari, bisa melihat stadion pertama PON, kemudian naik becak ke Kampung Batik Laweyan,” ungkap salah seorang wisatawan asal Brebes, Suprana, Sabtu (2/6).

Keberadaan kampung Batik Laweyan sendiri memang menjadi salah satu magnet kunjungan wisata di Kota Bengawan. Inovasi dan eksplotlrasi motif batik yang tiada henti, menjadikan kampung batik ini menjadi salah satu tujuan wisatawan, baik dalam dan luar negeri.

“Tujuannya memang mengenal kota Solo secara lebih dekat, kan Solo punya macam-macam keunikan seperti penataan kampung batik, kampung warna-warni, dan transportasinya kami pilih becak,” ujar dia.

Selain menikmati perjalanan dengan menggunakan becak, dalam City Tour tersebut, para wisatawan yang datang juga disuguhi cara pembuatan batik yang ada di Laweyan. Hal ini tentunya menjadi pengalaman tersendiri buat para wisatawan, selain berbelanja produk batik.

“Kita jadi tambah pengetahuan, tentang batik, cara pembuatan, dan lainnya,” ungkap dia.

Sementara, pemilik Batik Mahkota Laweyan, Alpha Fabela Priatmono mengatakan selama bulan puasa, kunjungan wisatawan di Kampung Batik Laweyan memang cukup tinggi. Selain untuk memenuhi kebutuhan berupa sandang, wisatawan juga ingin menghabiskan waktu sambil menunggu waktu berbuka puasa dengan belajar batik.

“Cukup banyak ya, malah ada peningkatan selama bulan puasa ini. Jadi banyak yang memanfaatkan waktunya untuk belajar membatik sambil menunggu waktu berbuka,” kata dia.

Disinggung mengenai keberadaan City Tour yang tengah marak, dirinya mengatakan sangat tertarik. Karenanya banyak kampung berlomba-lomba untuk membuat keunikan masing-masing yang bisa menarik wisatawan.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge