0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Viral, Kisah Gadis Cilik Rawat Ibu Angkatnya

Nisa bersama Sanem (67) ibu angkat dan kerabat di rumah sederhananya (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Anisa Putri Salsabila (10) warga Dusun Terongan RT 3/RW 3 Desa Sanggrong Kecamatan Jatiroto yang merawat ibu angkatnya terekspos media beberapa hari lalu. Bahkan, setelah ada uluran tangan dari kalangan dermawan yang membantu keluarga itu, kisahnya viral di media sosial.

Gadis cilik ini terpaksa merawat ibu angkatnya Sanem (67) seorang diri. Ibu angkat bocah malang ini sejak tiga bulan lalu sudah tidak bisa bekerja mencari nafkah lagi lantaran sakit. Bahkan, tanggungjawab Sanem kini berada di pundak Nisa sapaan akrab gadis cilik itu.

Setiap hari ia harus mengurus kebutuhan rumah tangga, seperti memasak, mencuci dan bersih-bersih rumah. Meski begitu, gadis yang konon baru duduk dibangku kelas IV SDN Sanggrong itu tanpa letih merawat Sanem dengan penuh kasih sayang.

“Sebelum saya sakit, saya bekerja buruh tani dan serabutan. Empat bulan lalu penyakit gatal-gatal mulai menyerang lalu sakit perut dan sampai sekarang tidak bisa bekerja lagi,” cerita Sanem (67) saat dijumpai awak media, Minggu (27/5).

Sesekali, ada kerabat dan tetangga yang datang membantunya, semisal membawakan makanan. Terkadang membantu Nisa bersih-bersih rumah. Menjelang pukul 06.30 WIB, gadis belia ini pergi ke sekolah yang berjarak sekitar tiga kilometer dari rumahnya. Namun sebelumnya, ia terlebih dahulu mengurus ibu angkatnya itu.

“Sempat opname di Puskesmas Rawat Inap Jatiroto dua hari. Dokter bilang kalau saya kena serangan asam lambung dan gejala ginjal,” ujarnya.

Sarti (53) tetangga dekat Sanem menuturkan, sehari-hari Nisa melakukan pekerjaan yang dulunya dipikul Sanem. Selama ini, Sanem hidup dalam kekurangan, bahkan rumah tinggal itu merupakan hasil gotong royong warga setempat. Kadang tetangga dan kerabat menjenguk keluarga itu membawakan makanan dan uang untuk kebutuhan sehari-hari.

“Bu Sanem sebenarnya pernah punya anak laki-laki, tapi sejak 17 tahun lalu pergi dari rumah. Katanya ke Jakarta, tapi sampai sekarang tidak pernah pulang sama sekali,” kata Narti.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge