0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pengendalian Tarif Transportasi Dinilai Belum Maksimal

Menhub Budi Karya Sumad saat Sidak di Terminal Tirtonadi Solo, beberapa waktu lalu (dok.timlo.net/ist)

Solo — Pengendalian tarif transportasi umum melalui mekanisme batas atas dan batas bawah dianggap belum maksimal untuk menertibkan praktik pelanggaran di lapangan. Alasannya, karena regulasi yang ditetapkan pemerintah pusat belum secara tegas mengenai pemberian sanksi yang diterapkan kepada pelaku bisnis yang nakal.

“Untuk di daerah, kita itu tidak punya kewenangan sama sekali terhadap penertiban tersebut. Karena untuk transportasi AKDP sudah menjadi kewenangan provinsi dan AKAP masuknya pemerintah pusat, ” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Solo, Hari Prihatno kepada Timlo.net, Sabtu (26/5).

Meskipun dalam praktiknya sering dilakukan upaya sidak di lapangan, namun cara penertiban tersebut dianggap belum mampu menjawab persoalan secara mendasar. Pasalnya setelah sidak selesai dilakukan, tak jarang para pelaku usaha di lapangan kembali menaikan lagi tarif sesuai yang diinginkan.

Untuk menjawab persoalan itu, ia menyarankan agar pemerintah pusat dapat membuat aturan secara tegas. Baik soal pengawasan hingga pemberian sanksi kepada yang melanggar.

“Kalau misalnya ada armada yang kedapatan menaikkan tarif di atas ketentuan bisa diberikan sanksi pencabutan trayek, pasti akan ada efek jera, dengan demikian mereka akan takut, ” jelasnya.

Terpisah, Wakil ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Solo, Bandoe Widiarto mengatakan, untuk mengantisipasi lonjakan tarif angkutan udara maupun tarif antar kota selama periode Lebaran, pihaknya sudah mengirimkan surat kepada pusat. Hal itu dilakukan, karena selama periode Lebaran sumbangan inflasi terbesar berasal dari tarif transportasi.

“Harapannya dengan masukan yang kita berikan, pemerintah bisa ambil langkah amtisipasi. Tujuannya supaya angka inflasi bisa tetap terkendali, ” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge